SAJADA.ID, DEPOK— Pelaku UMKM Kota Depok kini mendapat peluang memperluas usaha melalui akses pembiayaan hingga Rp2 miliar. Peluang tersebut dibuka Jaringan Wirausaha (Jawara) Kota Depok melalui kerja sama dengan Bank Jakarta Syariah.
Kedua pihak resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperluas akses permodalan sekaligus mendorong UMKM naik kelas.Penandatanganan MoU berlangsung di Depok, Jumat (11/9/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Jawara Depok Kamaludin Enuh, Pimpinan Bank Jakarta Syariah Eko Filtra beserta jajaran. Turut hadir Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna, S.T., M.A.P., dan Anggota Komisi B DPRD Kota Depok Ubadillah.
Bukan Sekadar Mencari ModalKetua Jawara Depok Kamaludin Enuh mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari program organisasi dalam membuka akses permodalan.
Menurutnya, modal harus diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan skala usaha. “Ini merupakan bagian dari program kerja Jawara Depok dalam bidang akses permodalan. Kami berterima kasih kepada Bank Jakarta Syariah yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk bersama-sama membantu UMKM berkembang dan naik kelas,” kata Kamaludin.
Selama ini, Jawara Depok juga telah mendampingi anggotanya mengakses pembiayaan KUR. Nilai pembiayaan yang telah didampingi disebut mencapai hampir Rp1 miliar.
Pendampingan tersebut tidak berhenti pada proses pengajuan pembiayaan. Jawara juga membantu pelaku usaha memahami pencatatan keuangan, kondisi usaha, hingga risiko pembiayaan.
“Dengan adanya MoU ini, kami ingin semakin banyak member Jawara Depok yang bisa meningkatkan kapasitas dan skala usahanya melalui akses permodalan yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Ada Bantuan Hampir Rp500 Juta
Selain pembiayaan perbankan, Jawara Depok juga memberikan perhatian kepada UMKM rintisan. Organisasi tersebut menjalankan sejumlah program hibah melalui kerja sama dengan berbagai instansi.
Nilai bantuan yang telah disalurkan melalui berbagai kolaborasi itu mencapai hampir Rp500 juta. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya bertumpu pada tambahan modal.
Pendampingan, peningkatan kapasitas, tata kelola usaha, dan kemampuan mengelola keuangan juga menjadi bagian penting.

DPRD Dorong Ekosistem UMKM
Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna mengapresiasi kolaborasi Jawara Depok dan Bank Jakarta Syariah.
Menurutnya, kerja sama tersebut mempertemukan pelaku usaha, perbankan, dan pemerintah dalam satu ekosistem pengembangan UMKM. “Kami mengapresiasi Jawara Depok dan Bank Jakarta Syariah yang terus mendorong pelaku UMKM untuk maju dan mengembangkan usahanya,” kata Ade.
Ia berharap semakin banyak pelaku UMKM memperoleh kesempatan mengembangkan usaha melalui akses permodalan. “Kami berharap semakin banyak UMKM yang tumbuh melalui akses permodalan seperti ini,” lanjutnya.
Bank Syariah Siapkan Lebih dari Pembiayaan
Pimpinan Bank Jakarta Syariah Eko Filtra mengatakan kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen perbankan syariah.Menurutnya, UMKM membutuhkan mitra keuangan yang tidak hanya menyediakan modal.
Pelaku usaha juga perlu memahami cara mengelola hasil usaha dan merencanakan pengembangan bisnis. “Dengan adanya MoU ini, anggota Jawara Depok bukan hanya dapat mengakses pembiayaan seperti KUR, tetapi juga berbagai layanan keuangan syariah lainnya,” ujar Eko.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan hasil usaha secara sehat. “Kami ingin UMKM bukan hanya mampu memperoleh modal, tetapi juga mampu mengelola hasil usahanya dengan baik dan melakukan reinvestasi untuk pengembangan usaha,” katanya.
Modal Harus Menghasilkan Pertumbuhan
Kerja sama Jawara Depok dan Bank Jakarta Syariah membuka peluang baru bagi pelaku UMKM.Namun, akses pembiayaan juga membawa tanggung jawab bagi penerimanya.
Modal idealnya digunakan untuk kegiatan produktif, bukan sekadar menambah konsumsi. Dengan pendampingan yang tepat, pembiayaan dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan produksi, memperluas pasar, menambah tenaga kerja, dan memperkuat usaha.
Bagi UMKM Depok, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa akses modal tersebut mampu menghasilkan pertumbuhan nyata.
Sementara bagi Jawara Depok dan Bank Jakarta Syariah, keberhasilan kerja sama ini akan terlihat dari semakin banyaknya pelaku usaha yang benar-benar naik kelas.
Bukan hanya mendapatkan modal, tetapi mampu membangun usaha yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Kota Depok.
(Syahruddin/SAJADA.ID)






Komentar