Kesra
Beranda » Berita » Gandeng SMKN 2 Pandeglang, Bogasari Perkuat TEFA dan Siapkan Siswa Jadi Pelaku Usaha

Gandeng SMKN 2 Pandeglang, Bogasari Perkuat TEFA dan Siapkan Siswa Jadi Pelaku Usaha

SAJADA.ID, PANDEGLANG— PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Kali ini, Bogasari secara resmi menjalin kerja sama dengan SMKN 2 Pandeglang, Banten, untuk mendukung pengembangan program Teaching Factory (TEFA) sekaligus menyiapkan siswa agar lebih siap memasuki dunia kerja dan dunia usaha.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Aula SMKN 2 Pandeglang, Kamis (3/9/2026).

Menariknya, SMKN 2 Pandeglang menjadi sekolah pertama di Provinsi Banten yang menjalin kerja sama dengan Bogasari dalam pengembangan kurikulum Teaching Factory SMK.

Gus Kikin Siapkan Kepengurusan Lewat Musyawarah dan Istikharah

Kolaborasi ini menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan melalui Bogasari Mengajar, sebuah program yang telah dijalankan selama lebih dari 25 tahun.

Wakil Kepala Divisi Bogasari, Erwin Sudharma, mengatakan kerja sama tersebut merupakan komitmen Bogasari dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa SMK. Tidak hanya menyiapkan lulusan yang memiliki keahlian dan siap bekerja, program tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak usia muda.

“Melalui kerja sama ini, Bogasari akan mendukung secara nyata dalam hal pengajaran kepada para siswa, analisa dan penyelarasan kurikulum, pelatihan untuk siswa dan guru, serta kesempatan magang bagi siswa dan guru,” kata Erwin dalam siaran pers yang diterima, Jumat (4/9/2026).

Menurut Erwin, kesempatan magang tidak hanya dilakukan di pabrik Bogasari. Para siswa dan guru juga berpeluang terjun langsung ke sejumlah UKM mitra Bogasari.

Lestarikan Seni Musik Tradisional Jabar, PWI Depok Akan Gelar Harmoni Angklung

“Hal ini diharapkan semakin menguatkan jiwa kewirausahaan para siswa dan guru,” jelasnya.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 2 Pandeglang Rohmatul Fajri, S.Pd., M.Pd., bersama Wakil Kepala Divisi Bogasari Erwin Sudharma dan Vice President Human Resource Bogasari Anwar.

Rohmatul Fajri diketahui mulai menjalankan tugas sebagai Plt Kepala SMKN 2 Pandeglang sejak 1 Juli 2026. Ia juga menjabat sebagai Kepala SMKN 15 Pandeglang.

Enam Macam Syafaat di Hari Kiamat Menurut Tanwīrul Qulūb

Bogasari Mengajar untuk Pendidikan Vokasi

Erwin menjelaskan, program Bogasari Mengajar merupakan bagian dari komitmen CSR Bogasari di bidang pendidikan yang terus dikembangkan sesuai kebutuhan lembaga pendidikan, baik sekolah menengah kejuruan maupun perguruan tinggi.

Sedikitnya terdapat lima program utama yang dijalankan, yakni magang industri, penelitian skripsi, kunjungan akademik, observasi penugasan mata kuliah, dan kelas praktisi mengajar.

“Khusus untuk magang dan kunjungan akademik, terbuka dari berbagai provinsi dan tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga Sumatera dan Kalimantan. Setiap tahun Bogasari menerima peserta magang hingga sekitar 1.000 siswa dan mahasiswa,” ungkap Erwin.

Kerja sama dengan SMKN 2 Pandeglang diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Dengan demikian, kurikulum dan proses pembelajaran di sekolah dapat semakin selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Warga Prancis Dorotte Remy Resmi Memeluk Islam di MUI Kota Depok

Namun, lebih dari itu, program tersebut juga diharapkan mampu melahirkan lulusan SMK yang tidak hanya siap menjadi tenaga kerja, tetapi juga mampu membuka peluang usaha sendiri.

Pelatihan TEFA Cookies

Usai penandatanganan MoU, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pelatihan Teaching Factory (TEFA) yang dipandu baker dari Bogasari Baking Center (BBC), Irvan Indrayana.

Pelatihan diikuti oleh 14 guru dan 68 siswa kelas XI Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).

PWI Jabar Kecam Keras Oknum Ngaku-ngaku Wartawan Ngamuk di SDN 2 Sukaraja Sukabumi

Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis hingga Jumat, 3–4 September 2026, dari pagi hingga sore hari.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari enam resep produk cookies yang disiapkan untuk mendukung program TEFA SMKN 2 Pandeglang, terutama dalam rangka persiapan produksi dan penjualan menjelang Lebaran 2027.

Keenam produk tersebut adalah Chocolate Chip Cookies, Kaastangels, Nastar Spesial, Lidah Kucing Cokelat Keju, Putri Salju, dan Red Velvet Soft Cookies.

Dongkrak Produktivitas Petani Sawit, Korporasi Didesak Bagi Keuntungan untuk Masyarakat Sekitar

Irvan Indrayana menjelaskan, pelatihan tidak hanya berfokus pada praktik membuat produk. Para siswa dan guru juga diberikan pemahaman teori secara lebih mendalam.

“Makanya kami tidak hanya mengajarkan praktik pembuatan, tetapi juga pengetahuan teori yang sangat detail, mulai dari spesifikasi dan kandungan gizi hingga cara perhitungan keuntungan atau harga pokok penjualan kepada para siswa dan guru,” jelas Irvan.

Menurutnya, pemahaman mengenai perhitungan biaya produksi dan keuntungan menjadi bagian penting dalam pembelajaran TEFA karena siswa tidak hanya dituntut mampu membuat produk, tetapi juga memahami aspek bisnisnya.

Kesempatan Emas

Plt Kepala SMKN 2 Pandeglang, Rohmatul Fajri, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengaku bangga karena sekolah yang dipimpinnya menjadi SMK pertama di Provinsi Banten yang menjalin kerja sama dengan Bogasari dalam pengembangan TEFA.

Menurut Rohmatul, kapasitas dan pengalaman Bogasari sebagai salah satu industri tepung terigu terbesar di Indonesia akan memberikan banyak manfaat bagi para guru dan siswa.

Apalagi, SMKN 2 Pandeglang baru saja ditetapkan sebagai sekolah yang mengembangkan Teaching Factory dan ditargetkan menuju pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Serap ilmu sebanyak-banyaknya dari Bogasari selama pelatihan dua hari ini dan sesi berikutnya. Tidak hanya siswa, tetapi terutama para guru agar ilmu tersebut dapat digunakan dalam pengembangan pengajaran bagi siswa pada generasi berikutnya,” ujar Rohmatul.

Ia menilai kesempatan bekerja sama dengan dunia industri harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Tidak mudah pastinya mendapat kesempatan bekerja sama dengan perusahaan seperti Bogasari. Ini kesempatan emas yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” katanya.

Harapan Tekan Pengangguran Lulusan SMKKerja sama tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Dede Rukhyati, S.Ag., M.Si.

Secara khusus, ia hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri.Dede berharap kerja sama yang berlangsung selama dua tahun itu dapat dimanfaatkan secara optimal oleh siswa dan guru SMKN 2 Pandeglang.

Ia bahkan mendorong adanya inovasi produk yang mengangkat potensi dan kearifan lokal Kabupaten Pandeglang.

“Kalau perlu ada inovasi produk yang bisa dihasilkan dengan kearifan lokal, seperti roti durian,” ujarnya.

Dede juga berharap ke depan ilmu dan pengalaman yang diberikan Bogasari dapat menjangkau SMK lain di Kabupaten Pandeglang yang memiliki jurusan tata boga maupun kuliner.

“Saya berharap setelah kerja sama ini, Bogasari dapat membagikan ilmu kepada SMK lainnya yang memiliki jurusan tata boga atau kuliner di Kabupaten Pandeglang,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kompetensi dan jiwa kewirausahaan siswa menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi tingkat pengangguran lulusan SMK.

“Semoga semua ilmu dari Bogasari dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran dari lulusan SMK di Kabupaten Pandeglang yang cukup tinggi. Harapannya, lahir lulusan SMK yang siap menjadi pekerja dan juga siap menjadi pelaku usaha,” pungkasnya.

Kolaborasi Bogasari dan SMKN 2 Pandeglang pun menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi membutuhkan keterlibatan nyata dunia industri. Bukan sekadar menghasilkan lulusan yang siap mencari pekerjaan, tetapi juga generasi muda yang memiliki keterampilan, inovasi, dan keberanian untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

(Andi Nur Aminah/SAJADA.ID)

(Foto-foto dokumentasi Bogasarii)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *