SAJADA.ID, BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengapresiasi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 yang resmi dibuka di GOR Wartawan, Bandung, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini yang berlangsung hingga Kamis (25/6/2026), diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan di tengah perubahan lanskap media yang semakin dinamis.
Sambutan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dibacakan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Mas Adi Komar.
Dalam sambutannya, Pemprov Jabar menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan UKW yang dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
Menurutnya, media massa membutuhkan wartawan yang kompeten agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan dapat kepercayaan masyarakat. Kompetensi wartawan juga menjadi faktor penting dalam memperkuat kredibilitas pers di tengah derasnya arus informasi digital.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengapresiasi penyelenggaraan UKW PWI Jawa Barat dan mendukung kegiatan ini agar berjalan lancar. Kehadiran wartawan yang kompeten akan meningkatkan kualitas informasi yang diterima masyarakat sekaligus memperkuat kredibilitas pers,” demikian sambutan Gubernur.
Pemprov Jabar juga menilai tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin besar. Informasi kini tidak hanya diproduksi oleh perusahaan pers, tetapi juga oleh berbagai platform media sosial dan pihak-pihak nonmedia. Karena itu, wartawan harus mampu beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Syukri, menyampaikan bahwa pelaksanaan UKW di GOR Wartawan memiliki makna tersendiri karena menjadi simbol semangat dan perjuangan insan pers di Jawa Barat.
“GOR Wartawan bukan sekadar tempat kegiatan, tetapi juga menjadi simbol spirit dan semangat wartawan untuk terus meningkatkan kualitas diri serta menjaga marwah profesi,” ujarnya.
Ahmad Syukri menegaskan bahwa UKW merupakan salah satu instrumen penting untuk meningkatkan profesionalisme wartawan. Melalui proses pengujian yang terukur, wartawan tentunya akan semakin memahami standar kompetensi sekaligus tanggung jawab profesinya kepada publik.

Tantangan Pers
Pada kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Suprapto, menyoroti tantangan pers di era digital yang menuntut media menghadirkan informasi yang adaptif, ramah pembaca, dan mampu menjawab kebutuhan publik.
Menurutnya, saat ini masyarakat memiliki banyak pilihan sumber informasi. Berita tidak lagi hanya diproduksi oleh media massa, tetapi juga oleh individu maupun berbagai platform digital. Karena itu, media dan wartawan harus mampu menjaga kualitas sekaligus relevansi informasi yang disajikan.
“Media harus mampu menghadirkan informasi yang adaptif, mudah dipahami, dekat dengan kebutuhan pembaca, dan tetap berpegang pada kaidah jurnalistik. Inilah tantangan yang dihadapi wartawan saat ini,” katanya.
Suprapto menambahkan bahwa semangat peningkatan kompetensi juga sejalan dengan arah pembangunan nasional. Dalam bidang komunikasi, pemerintah melalui perencanaan pembangunan nasional mendorong lahirnya insan komunikasi yang bertanggung jawab, adaptif, jujur, objektif, dan sehat dalam menjalankan tugasnya.

Berbagai Daerah
Pelaksanaan UKW PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 ini diikuti sekitar 120 wartawan dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Melalui kegiatan ini, harapannya para wartawan akan semakin profesional dan kompeten. Selain itu, mampu menjawab tantangan zaman, serta terus menjaga kepercayaan publik terhadap pers sebagai pilar demokrasi.
Panitia berharap seluruh rangkaian UKW dapat berlangsung lancar dan menghasilkan wartawan-wartawan yang kompeten, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
(Syahruddin/sajada.id)






Komentar