SAJADA.ID, DEPOK – Koperasi Annisa Muslimat NU Kota Depok terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi umat melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini terlihat dalam kegiatan silaturahim, halal bihalal, dan pembinaan anggota yang dirangkai dengan tausiyah serta diskusi program kerja, Rabu (29/4).
Acara berlangsung khidmat dengan susunan kegiatan yang diawali pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan-sambutan, tausiyah, laporan perkembangan koperasi, hingga sesi tanya jawab dan penutup doa.
Dalam sambutannya, Ketua Koperasi Annisa Muslimat NU Kota Depok, Hj. Nursy Arsirawati, menekankan pentingnya anggota koperasi untuk aktif menjadi pelaku UMKM. Menurutnya, keterlibatan anggota dalam dunia usaha akan menjadi motor penggerak kemajuan koperasi.
“Kami berharap anggota Koperasi Annisa tidak hanya menjadi anggota pasif, tetapi juga tumbuh sebagai pelaku usaha. Dengan begitu, koperasi ini akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Koperasi, Hj Dewi Syarifah, mengingatkan bahwa keikutsertaan dalam koperasi juga merupakan bagian dari khidmat kepada umat. Ia mendorong anggota Muslimat NU untuk mengambil peran strategis, salah satunya dengan menjadi pendamping sertifikasi halal bagi pelaku usaha.
“Ini adalah bagian dari pengabdian kita. Dengan mendampingi pelaku UMKM memperoleh sertifikat halal, kita membantu menjaga kehalalan produk sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.
Tausiyah

Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadzah Yulia Hamim yang mengangkat tema fadhilah silaturahim.
Dalam ceramahnya, ia menyampaikan bahwa menjaga silaturahim tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menjadi sebab dilapangkannya rezeki dan dipanjangkannya umur.
Pada sesi laporan perkembangan koperasi, Hj. Nursy memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha saat ini, termasuk ketatnya persaingan usaha mikro serta dampak kenaikan harga kebutuhan pokok. Ia menegaskan bahwa salah satu solusi strategis adalah mendorong pelaku usaha memiliki sertifikat halal.

“Di tengah situasi ekonomi dan dinamika global, pelaku usaha harus mampu beradaptasi. Sertifikasi halal menjadi langkah penting agar konsumen merasa aman dan percaya terhadap produk yang ditawarkan,” jelasnya.
Diskusi yang berlangsung interaktif turut membahas berbagai program kerja ke depan, termasuk penguatan kapasitas anggota, pendampingan usaha, serta strategi menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Apresiasi
Sementara itu, perwakilan Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Depok, Hj. Aliyah selaku sekretaris, dalam sambutan penutup menyampaikan apresiasi atas kiprah Koperasi Annisa.

Ia juga menjelaskan bahwa Muslimat NU memiliki berbagai badan dan lembaga yang bergerak di berbagai bidang strategis untuk kemaslahatan umat, di antaranya:
- Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKM NU), yang fokus pada bidang kesehatan dan sosial
- Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPM NU), yang mengelola pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah
- Yayasan Haji Muslimat NU (YHM NU), yang fokus pada pelayanan ibadah haji
- Koperasi An-Nisa Muslimat NU, sebagai wadah pemberdayaan ekonomi umat
- Himpunan Da’iyah Muslimat NU (HIDMAT Muslimat NU), yang berfokus pada dakwah perempuan.
“Kami sangat mengapresiasi keberadaan Koperasi Annisa yang terus bergerak dan memberikan manfaat nyata. Ini menjadi bagian penting dari penguatan ekonomi umat di lingkungan Muslimat NU,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Ketua PC Muslimat NU Kota Depok tidak dapat hadir lantaran sedang menunaikan ibadah haji.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh program yang dirancang dapat berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi seluruh anggota serta masyarakat luas.
(Fadila/sajada.id)






Komentar