SAJADA.ID, DEPOK — Upaya memperkuat pembinaan spiritual dan tradisi dzikir di tengah masyarakat terus dilakukan Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN). Salah satunya melalui pembentukan Idaroh Ghusniyyah JATMAN Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Kepengurusan JATMAN Ghusniyyah Tapos resmi terbentuk melalui forum Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) di Pondok Pesantren Salafiyah Al Faqih, Selasa (19/5/2026).
Hadir dalam forum tersebut unsur MWCNU Tapos, perwakilan Ghusniyyah JATMAN Tapos, serta Syubbiyah JATMAN Depok. Musyawarah berlangsung khidmat dengan tetap mengacu pada AD/ART organisasi.
Dalam forum tersebut, peserta menetapkan kepengurusan Idaroh Ghusniyyah JATMAN Tapos masa khidmat 2026–2030. Hasil musyawarah menetapkan Ustadz Ardy Kusuma S.Pd.I sebagai Rois dan Ustadz Royani sebagai Mudir Ghusniyyah JATMAN Tapos.

Selain itu, susunan kepengurusan juga menetapkan Nakih sebagai Wakil Mudir I dan Nurkamal sebagai Wakil Mudir II. Adapun posisi sekretaris diamanahkan kepada Suwanta, sementara jabatan Amirus Shunduq oleh Ustadz Uci Sanusi.
Kiai Musfiqin Zuhdi selaku Mudir Syubbiyah JATMAN Depok, membacakan keputusan AHWA.
“Semoga kepengurusan ini menjadi penguat khidmah thariqah dan pembinaan umat di wilayah Tapos,” ujar Kiai Musfiqin Zuhdi.

Ia menegaskan bahwa organisasi thariqah harus memiliki struktur kepengurusan yang jelas hingga tingkat bawah agar pembinaan jamaah berjalan lebih maksimal dan terarah.
“Organisasi yang baik harus memiliki kepengurusan dari pusat hingga ranting. Dengan begitu, pembinaan jamaah akan lebih tertata dan istiqamah,” katanya.
Kiai Musfiqin Zuhdi juga meminta jajaran pengurus baru untuk memantapkan diri dalam membimbing umat, khususnya dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui penguatan spiritual dan pembinaan dzikir.
“Selain menjalankan ibadah wajib, salah satu upaya mendekatkan diri kepada Allah adalah memperbanyak dzikir melalui thariqah yang mu’tabarah. Ini menjadi jalan pembinaan ruhani agar hati semakin dekat kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Dalam forum tersebut, tim formatur terdiri atas Kiai Dedy Rachmat Sandy, Kiai Didin Muhidin, Ustadz Royani, Ustadz Ardy, dan Kiai Musfiqin Zuhdi.
Ustadz Agus Supriyanto, Sekretaris Jatman Depok memimpin sidang pembentukan kepengurusan Idaroh Ghusniyyah JATMAN Tapos ini.

Penerang Kehidupan Keagamaan
Pengasuh Ponpes Salafiyah Al Faqih, Kiai Dedy Rachmat Sandy, menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru tersebut. Ia berharap JATMAN Tapos dapat menjadi penerang bagi masyarakat dalam kehidupan keagamaan dan sosial.
“Kami berharap JATMAN Tapos menjadi suluh dan pelita bagi masyarakat. Kehadirannya harus mampu menghadirkan ketenangan, dakwah, dan pembinaan spiritual di tengah umat,” ujarnya.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Tapos, Kiai Didin Muhidin, M.Pd, menyambut baik terbentuknya kepengurusan Ghusniyyah JATMAN Tapos.
Pembentukan kepengurusan ini menjadi langkah awal penguatan peran JATMAN di wilayah Tapos, khususnya dalam menjaga tradisi thariqah mu’tabarah dan memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat secara berkelanjutan
(Syahruddin/sajada.id)






Komentar