SAJADA.ID, DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok terus mengintensifkan dakwah yang humanis dan persuasif. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan ratusan warga yang menyatakan diri memeluk agama Islam.
Ketua MUI Kota Depok Bidang Fatwa, KH M. Abdul Mujib, menyebutkan sekitar 125 hingga 150 orang telah bersyahadat melalui pendampingan MUI. Ia menyampaikan hal itu didampingi Ketua Bidang Dakwah MUI Kota Depok, KH Jazim Hamidi, di Kantor MUI Depok, Selasa (5/5/2026).
“Pada prinsipnya, Islam tidak pernah memaksakan seseorang untuk memeluk agama. Kami hanya menyampaikan dakwah dan syiar Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar Kiai Mujib.

Ia menegaskan, pendekatan dakwah yang santun dan penuh empati mampu menyentuh hati masyarakat. Banyak di antara mereka yang kemudian tertarik mempelajari Islam hingga akhirnya memutuskan untuk masuk Islam.
Menurut Kiai Mujib, setiap orang memiliki latar belakang berbeda dalam memilih Islam. Sebagian menemukan kebenaran setelah mempelajari ajaran Islam secara mendalam, sementara lainnya terpengaruh kondisi lingkungan atau keinginan untuk membangun rumah tangga dengan pasangan muslim.
Dua Warga Bersyahadat
Pada hari yang sama, MUI Kota Depok membimbing dua warga yang menyatakan diri masuk Islam. Keduanya yakni Alfrido Febrianda asal Bangka Belitung dan Nikita Maharani, warga Depok.

Kiai Mujib dan Kiai Jazim memimpin langsung prosesi syahadat yang berlangsung khidmat dan disaksikan rekan-rekan keduanya serta pengurus MUI.
Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, keduanya langsung menerima bimbingan awal tentang pelaksanaan syariat Islam, sebagai bekal menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.
Nikita Maharani mengaku pernah memeluk Islam saat kecil. Namun, setelah kedua orang tuanya berpisah, ia mengikuti ibunya berpindah ke agama Kristen.
“Dulu masih kecil, belum paham apa-apa, hanya ikut saja. Tapi sekarang, saya sudah lama berniat untuk kembali ke Islam,” ungkapnya.

Sementara itu, Alfrido Febrianda menyampaikan keinginannya memeluk Islam karena keseriusannya menjalin hubungan dengan kekasihnya yang beragama Islam dan ingin menikah sesuai syariat.
Usai prosesi syahadat, KH Jazim Hamidi memimpin doa agar keduanya diberi kekuatan untuk istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam. Ia juga mendoakan umat Islam secara keseluruhan agar senantiasa teguh dalam mengamalkan syariat.
Kiai Mujib berpesan agar keduanya terus belajar dan mengamalkan ajaran Islam secara bertahap.
“Jalankan apa yang diperintahkan agama semampunya. Seiring pemahaman yang bertambah, laksanakan ibadah seperti shalat, puasa, dan amalan lainnya dengan baik,” pesannya.
MUI Kota Depok berharap dakwah yang sejuk dan inklusif terus memperluas pemahaman masyarakat tentang Islam sebagai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
(Syahruddin/sajada.id)






Komentar