Kesra
Beranda » Berita » IBS Depok Gelar Halal Bihalal dan Milad ke-9, Perkuat Silaturahim dan Lestarikan Budaya Sunda

IBS Depok Gelar Halal Bihalal dan Milad ke-9, Perkuat Silaturahim dan Lestarikan Budaya Sunda

SAJADA.ID, DEPOK – Ikatan Budaya Sunda (IBS) Kota Depok menggelar Peringatan Milad ke-9 IBS dan Halal Bihalal. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahim sekaligus meneguhkan komitmen pelestarian budaya Sunda di Kota Depok.

Ketua IBS Kota Depok, Usep Kusnadi, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar ajang temu anggota. Lebih dari itu, IBS ingin terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penguatan nilai-nilai budaya.

“Milad dan Halal Bihalal ini menjadi ajang silaturahim. Namun, IBS juga ingin turut membangun Kota Depok melalui pelestarian budaya Sunda,” ujarnya saat kegiatan di Azhari Tribune Limo, Depok, Sabtu (2/5/2026).

BPDP Dorong Korporatisasi Petani Sawit, dari Peremajaan hingga Hilirisasi

Acara tersebut dihadiri ratusan anggota IBS dan berlangsung khidmat. Sejumlah penampilan seni turut memeriahkan kegiatan, menampilkan kekayaan budaya Sunda yang sarat nilai tradisi.

Salah satu seni yang menjadi perhatian adalah kecapi suling. IBS berkomitmen untuk terus mengembangkan dan melestarikan kesenian tersebut di tengah masyarakat.

Usep menyebutkan, saat ini IBS memiliki sekitar 200 hingga 300 anggota yang tersebar di 11 cabang di seluruh kecamatan di Kota Depok. Keberadaan cabang ini diharapkan mampu memperluas pembinaan seni budaya secara berkelanjutan.

“Kami berharap kecapi suling dapat terus berkembang di setiap cabang. Ini bagian dari upaya menjaga warisan budaya Sunda,” jelasnya.

Kemitraan Sawit Tak Cukup dengan Pendekatan Ekonomi, USU Dorong Kajian Sosiologi dan Antropologi

Ia menambahkan, upaya pelestarian budaya ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang terus mendorong penguatan budaya lokal. Dukungan pemerintah menjadi dorongan penting bagi komunitas budaya seperti IBS.

“Pengembangan seni budaya Sunda ini sejalan dengan program pemerintah Jawa Barat dan Kota Depok,” tambahnya.

IBS juga berkomitmen mendukung sarana latihan bagi anggotanya di tingkat cabang. Salah satunya dengan menyediakan alat musik seperti kecapi suling dan perangkat pendukung lainnya.

Jawara Depok Gandeng Bank Jakarta Syariah, Buka Akses Modal UMKM hingga Rp2 Miliar

Lestarikan Kekayaan Budaya Nusantara

Sementara itu, Pembina IBS Kota Depok, Dadang Wihana, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai peran komunitas sangat penting dalam menjaga dan mengembangkan budaya di tengah masyarakat.

Menurutnya, setiap komunitas memiliki tanggung jawab untuk melestarikan kekayaan budaya bangsa yang beragam. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga identitas di tengah arus globalisasi.

“Kami akan terus berupaya menjaga, mengembangkan, dan melestarikan seni budaya Sunda di Kota Depok,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, keberadaan 11 cabang IBS di Kota Depok dapat menjadi penguat soliditas organisasi. Selain itu, cabang-cabang tersebut diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas budaya di wilayah masing-masing.

Lewat Program Umrah Happy, Tamsy Tour Buka Jalan Produk UMKM Depok Mendunia

Dadang mengajak seluruh komunitas seni dan budaya lintas etnis di Kota Depok untuk bersinergi. Mulai dari komunitas Betawi, Batak, Minang, Maluku, Dayak, Banjar, Bugis, dan daerah lainnya, untuk bersama-sama membangun harmoni dalam keberagaman.

Menurutnya, kolaborasi lintas budaya menjadi kekuatan penting dalam memajukan Kota Depok. Dengan kebersamaan, keberagaman justru menjadi modal sosial yang memperkuat persatuan.

Wali Kota Depok Supian Suri turut mendukung kegiatan seni budaya sunda dan juga lainnya dalam upaya melestarikan seni dan budaya nusantara, serta upaya memajukan Kota Depok.

Kepala Puspenma Kemenag: Mahasiswa UID Harus Jadi Pemimpin Masa Depan Indonesia

“Tentu, komunitas apapun, termasuk Ikatan Budaya Sunda (IBS) yang memiliki komitmen untuk memajukan Kota Depok akan senantiasa mendapat perhatian dan support dan Pemkot Depok. Budaya itu warisan leluhur yang sudah menjadi tradisi dan perlu kita lestarikan,” ujar Supian Suri, melalui instagram pribadinya, beberapa waktu lalu.

(Syahruddin/sajada.id)

Rektor UID Bekali 159 Mahasiswa Pascasarjana dengan Tiga Pesan Penting

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *