Agama
Beranda » Berita » Menag Dorong Optimalisasi Dana Umat untuk Perkuat Ekonomi Syariah

Menag Dorong Optimalisasi Dana Umat untuk Perkuat Ekonomi Syariah

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. (Dok. Kemenag)

SAJADA.ID, JAKARTA — Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa guna membahas penguatan sinergi pengelolaan ekonomi syariah. Pertemuan tersebut menitikberatkan pada optimalisasi dana umat agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Menurut Menag, masih terdapat dana-dana umat yang belum dikelola secara maksimal dan belum memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Sebagian dana umat yang selama ini masih belum aktif dan belum aktual perlu kita aktualkan agar bisa berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan bangsa Indonesia,” ujar Nasaruddin Umar usai pertemuan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Menag Raih Penghargaan Golden Leader JMSI 2026

Ia menjelaskan, potensi ekonomi umat di Indonesia sangat besar. Namun, pengelolaan dana zakat, wakaf, infak, dan sedekah masih perlu ditingkatkan agar lebih optimal, profesional, dan tepat sasaran.

Ke depan, Menag mendorong agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pengembangan ekonomi umat. Pengelolaan dana keumatan, kata dia, harus dilakukan sesuai prinsip syariah, transparan, serta berada dalam sistem pengawasan yang jelas.

“Dana umat harus dikelola secara profesional dan diawasi. Targetnya jelas, untuk membantu umat, bukan memperkaya segelintir orang,” tegasnya.

Selain itu, Menag menyampaikan bahwa Kementerian Agama tengah mengumpulkan dan mengkaji data dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memetakan potensi ekonomi umat secara lebih komprehensif. Data tersebut akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pengelolaan dana umat yang lebih terarah dan berdampak luas.

Mahasiswa Kafilah Dakwah Dilepas, Kemenag Harapkan Dakwah Berdampak Nyata

(SFR/sajada.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *