
Siapakah yang tidak Mau Berjumpa dengan Kekasihnya?
Oleh Syahruddin El Fikri
sajada.id/–Sahabat yang dirahmati Allah SWT. Setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Baik dia suka atau tidak, kematian itu pasti akan menemuinya. Bahkan, ketika dia bersembunyi sekalipun, kematian tetap akan menjumpainya.
كُلُّ نَفْسٍۢ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلْغُرُورِ
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (QS. Ali Imran ayat 185).
Dalam ayat lain ditegaskan;
أَيْنَمَا تَكُونُوا۟ يُدْرِككُّمُ ٱلْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِى بُرُوجٍۢ مُّشَيَّدَةٍۢ ۗ وَإِن تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌۭ يَقُولُوا۟ هَـٰذِهِۦ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ ۖ وَإِن تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌۭ يَقُولُوا۟ هَـٰذِهِۦ مِنْ عِندِكَ ۚ قُلْ كُلٌّۭ مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ ۖ فَمَالِ هَـٰٓؤُلَآءِ ٱلْقَوْمِ لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًۭا
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun? (QS. An-Nisa ayat 78).
Baca Juga: Zikir dan Doa Agar Kuat Hafalan
Dalam sebuah riwayat dikisahkan, bagaimana Nabi Ibrahim Alaihissalam memarahi Izrail, malaikat Sang Pencabut Nyawa.
Dikisahkan, suatu hari Malaikat Maut (Izrail) mendatangi Nabi Ibrahim AS, Sang Kekasih Allah (Khalilullah), untuk mencabut nyawanya. Ibrahim lantas berkata, "Hai malaikat maut, pernah kamu lihat ada kekasih. mencabut nyawa kekasihnya sendiri?"
Mendapati pernyataan tersebut, Malaikat Izrail lalu naik ke langit untuk mengadukan masalah itu kepada Allah. Lalu Allah berfirman, menyuruh Izrail bertanya kepada Ibrahim, "Apakah kamu pernah melihat seorang kekasih yang tidak suka bertemu dengan kekasihnya?" Izrail pun turun untuk menyampaikan pesan itu. Dan Ibrahim lalu berkata, "Cabutlah nyawaku saat ini juga."
Begitulah sorang mukmin semestinya memandang takdir kematian. Bagi orang yang beriman dan beramal saleh, tak ada yang perlu ditakutkan dari sebuah kematian. Sebab sebagaimana dikatakan oleh Hayyan al- Aswad,
Baca Juga: Empat Nikmat Allah dalam Sakit
"Kematian adalah sebuah jembatan yang menghubungkan pertemuan dua kekasih."
Lantas apakah seorang mukmin mesti berharap kematian segera menjemput! Ternyata tidak. Rasulullah SAW melarang umatnya untuk berharap segera mati. "Sesungguhnya janganlah kalian mengharapkan kematian, karena sesungguhnya hal tersebut seperti terbebas dari kepastian Allah dalam perkara yang bermanfaat untuk akhiratnya." (Lihat Syekh Muhammad bin Abdil Hadi As-Sindi, Hasyiyah As-Sindi 'alal Bukhari, juz IV, halaman 50).
Dalam kitab yang ditulis oleh Imam Al Qurthubi tentang Rahasia Kematian, Kiamat, dan Hari Akhir, juga dijelaskan alasan mengapa seorang muslim dilarang meminta kematian. Sebab hal itu juga mendahului ketentuan Allah yang menyatakan bahwa kematian atas setiap makhluk itu sudah ditentukan, dan ia tidak bisa dimajukan ataupun dimundurkan walau sesaat.
Baca Juga: Zikir Pagi dan Petang
Buku karya Imam Al Qurthubi ini sangat lengkap membahas tiga fenomena ghaib yang harus dilewati seorang insan setelah jatah usianya di dunia berakhir, yaitu kematian, alam akhirat, dan kiamat.
Dengan menggunakan dalil-dalil Al-Qur'an dan hadits Rasulullah SAW, Al-Qurthubi mengupas lengkap dan tuntas ketiga hal misteri itu. Ia juga mengupas soal siksa kubur, tentang roh, keluarnya nyawa dari tubuh, juga tentang surga dan neraka, dengan segala kenikmatan dan derita di dalamnya, serta tentang dahsyatnya peristiwa hari kiamat.
Wallahu A'lam
(sajada.id/)
Artikel Terkait:
Doa Agar Diberi Ilmu yang Bermanfaat
Tiga Keutamaan Mempelajari Ilmu Tajwid
Inilah Alasan Kenapa Sayyidina Ali Disebut Sebagai Gerbangnya Ilmu Pengetahuan
Malaikat Mikail Menahan Matahari Agar Tidak Terbit Demi Ali
Zikir dan Doa Agar Kuat Hafalan


