SAJADA.ID, DEPOK— Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Sekolah Prestasi Global (PresGo) Depok rutin menghadirkan pengalaman belajar lintas negara melalui program PresGo International Culture.
Program tersebut membawa siswa mengikuti pembelajaran langsung di Singapura dan Malaysia. Selama empat hari tiga malam, siswa belajar mengenal budaya, pendidikan, infrastruktur, hingga kehidupan masyarakat di negara lain.
Konsep yang diusung adalah living classroom atau kelas berjalan. Siswa tidak sekadar melakukan perjalanan wisata, tetapi juga memperoleh pengalaman pembelajaran secara langsung di lapangan.
Melalui program tersebut, Sekolah Prestasi Global berupaya mengasah kemandirian siswa. Wawasan global dan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Singapura dan Malaysia menjadi pilihan karena memiliki beragam potensi pembelajaran. Kedua negara menawarkan perkembangan infrastruktur modern, keragaman budaya, serta pengalaman pendidikan internasional.
Belajar dari Infrastruktur hingga Budaya
Rangkaian perjalanan PresGo International Culture disusun dengan berbagai tujuan edukatif. Siswa diperkenalkan dengan perkembangan arsitektur, teknologi, budaya, dan pendidikan.
Di Singapura, siswa mengunjungi Jewel Changi Airport. Lokasi tersebut menjadi sarana untuk mengenal perkembangan infrastruktur modern dan tata ruang.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Merlion Park. Di lokasi itu, siswa dapat mengenal salah satu simbol serta sejarah perkembangan Singapura.
Siswa juga mengunjungi Universal Studios Singapore. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman untuk mengenal industri hiburan global sekaligus melakukan observasi lingkungan internasional.
Di Malaysia, siswa mengikuti kunjungan studi banding ke Acmar International School di Selangor. Kegiatan itu menjadi kesempatan untuk mengenal lingkungan pendidikan internasional serta melakukan pertukaran pengalaman budaya.
Kunjungan juga dilakukan ke Petronas Twin Towers atau KLCC. Siswa diajak mengenal perkembangan arsitektur modern dan pertumbuhan kawasan perkotaan.
Destinasi lainnya adalah Batu Caves. Lokasi tersebut memberikan pengalaman untuk mengenal sejarah serta keragaman budaya masyarakat Malaysia.
Perjalanan darat melalui Johor Bahru juga menjadi bagian dari pengalaman siswa. Mereka dapat melihat secara langsung konektivitas wilayah perbatasan antarnegara.
Latih Kemandirian dan Wawasan Global
Program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih menyeluruh. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar menghadapi situasi baru.
Melalui interaksi dengan lingkungan internasional, siswa didorong untuk memperluas cara pandang. Mereka juga belajar memahami perbedaan budaya dan membangun sikap toleran.
Kegiatan ini turut melatih kemandirian siswa. Mereka belajar menjaga barang pribadi dan mengelola kebutuhan selama perjalanan dengan bimbingan guru.
Kemampuan berbahasa Inggris juga dapat diasah melalui interaksi langsung. Pengalaman tersebut diharapkan meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri siswa saat berkomunikasi.
Selain itu, perjalanan bersama melatih kemampuan bekerja sama. Siswa belajar membangun koordinasi, menjaga kedisiplinan, dan memperkuat rasa kebersamaan.
Persiapan dan Keselamatan Peserta
Sebelum keberangkatan, Sekolah Prestasi Global melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya melalui kegiatan travel briefing yang melibatkan sekolah, siswa, orang tua, dan tim pemandu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai rute perjalanan. Mereka juga memperoleh informasi mengenai aturan di negara tujuan serta langkah-langkah keselamatan.
Siswa juga mendapatkan pembekalan karakter sebelum keberangkatan. Pembekalan tersebut mencakup pentingnya menjaga kesehatan, etika, sopan santun, dan nama baik sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa didampingi guru dari Sekolah Prestasi Global. Tim pemandu profesional juga turut mendampingi perjalanan selama program berlangsung.
Melalui PresGo International Culture, Sekolah Prestasi Global berupaya menghadirkan pembelajaran di luar kelas yang lebih kontekstual. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi masa depan.
Perjalanan selama empat hari tiga malam tidak hanya memberikan pengalaman akademik. Siswa juga memperoleh kesempatan mengasah kemandirian, kemampuan berbahasa, dan karakter berwawasan global.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Sekolah Prestasi Global membangun generasi yang aktif dan percaya diri. Pembelajaran tetap diarahkan pada pembentukan karakter dengan nilai-nilai positif sebagai bekal kehidupan.
(Syahruddin/sajada.id)
Keterangan Foto: Sekolah Prestasi Global Depok menyelenggarakan PresGo International Culture, program pembelajaran luar negeri berkonsep living classroom, dengan destinasi Singapura dan Malaysia.
(Foto: Dok. PresGo)






Komentar