
Masjid Nururrahman Kurban 13 Sapi dan 21 Kambing
sajada.id/–Sahabat yang dirahmati Allah SWT. Hari raya Idul Adha disebut juga dengan ibadah kurban. Pada hari mulia itu, hingga tiga hari berikutnya (11-13 Dzulhijjah) umat Islam melaksanakan kurban berupa penyembelihan hewan sebagai bentuk kepasrahan kepada Allah SWT.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Masjid Nururrahman yang berada di Kompleks Pelita Air Service, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, turut melaksanakan ibadah kurban. Pada Idul Adha tahun 1445 H ini, sebanyak 13 ekor sapi dan 21 ekor kambing dikurbankan.
Ketua Panitia Ibadah Kurban Masjid Nururrahman, Robert Antonius mengatakan, pihaknya sangat bersyukur karena sejumlah umat Islam yang berada di Kompleks Pelita Air bisa melaksanakan ibadah kurban. "Alhamdulillah, tahun ini 13 ekor sapi dan 21 ekor kambing atau domba," ujarnya, Senin (17/5).

Jika ditotal, sekitar 142 orang warga Kavling Pelita Air Service melaksanakan kurban. Angka tersebut setara dengan 27-30 persen dari total warga yang mencapai 500 KK. "Semoga tahun depan semakin banyak warga yang melaksanakan kurban," harapnya.
Dia mengakui, ada banyak warga Pelita yang berkurban. Hanya saja, sebagian berkurban di kampung halaman masing-masing dan sebagian ada yang di luar daerah. Sehingga jika ditotal semua, lebih banyak dari angka yang ada saat ini. "Ini semua menunjukkan kepedulian serta wujud kepasrahan totalitas kepada Allah SWT," ungkapnya.
Bob, sapaan akrab Robert Antonius, menjelaskan, ibadah kurban di Masjid Nururrahman terlaksana dengan jumlah cukup besar berkat kebersamaan dan kekompakan warga Pelita. "Kami menyampaikan ribuan terima kasih kepada warga Pelita yang telah berkurban, semoga semua ibadah diterima Allah SWT," ujarnya.
Kekompakan pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Nururrahman ini, lanjut pria asal Padang ini, juga terlihat saat pelaksanaan dan penyelenggaraan ibadah kurban. Seluruh warga, kata dia, turut andil berpatisipasi, mulai dari orang dewasa, anak-anak atau remaja, hingga ibu-ibu. Mereka, lanjut Bob yang juga Ketua RT 04 RW 15 ini, karena adanya kepedulian untuk saling membantu.

Bob menambahkan, pelaksanaan ibadah kurban dilaksanakan sejak pukul 08.30 hingga pukul 17.00 sore hari. Tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan selesai saat Ashar. "Tahun depan tentu akan dievaluasi demi kebaikan bersama," ujarnya.
Ketua BKM Nururrahman, Muhammad Nashir menambahkan, pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Nururrahman telah berlangsung sejak kompleks Pelita berdiri sekitar 20 tahun lalu. Dan dengan kekompakan bersama, semua kurban difokuskan di Masjid Nururrahman.
"Alhamdulilah, antusias warga atau umat Islam di Pelita untuk berkurban sangat besar. Bahkan, ini menjadi prestasi tersendiri, karena banyak masjid yang besar dan megah namun jumlah kurban tak sebanyak di Masjid Nururrahman," ujarnya.
Diakuinya, tahun-tahun sebelumnya, jumlah pekurban lebih banyak lagi, namun karena cukup banyak yang berkurban di kompleks, sehingga sebagian warga ada yang berkurban di luar daerah demi pemerataan distribusi daging kurban.
Panitia Kurban Masjid Nururrahman, lanjut Nashir, mendistribusikan sekitar 1200-1400 paket ke warga dan sejumlah yayasan atau lembaga yang memerlukan. Sebagian lainnya, ungkap Nashir, didistribusikan ke luar kompleks.
"Atas nama pengurus dan panitia kurban Masjid Nururrahman, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan pekurban atas partisipasinya dalam menyukseskan pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Nururrahman. Dan kami juga mohon maaf bila terdapat kekurangan, semoga ke depan bisa lebih baik lagi," terangnya.


