Agama
Beranda » Berita » Akhir Pelaksanaan Haji 2025, Jumlah Jamaah Wafat 443 orang

Akhir Pelaksanaan Haji 2025, Jumlah Jamaah Wafat 443 orang

Infografis Jamaah Haji yang wafat saat melaksanakan ibadah haji tahun 2025
Infografis Jamaah Haji yang wafat saat melaksanakan ibadah haji tahun 2025

Akhir Pelaksanaan Haji 2025, Jumlah Jamaah Wafat 443 orang

Saat ini masih ada jamaah haji yang sakit dan sedang dirawat di Tanah Suci.

sajada.id/, JAKARTA–Menjelang akhir operasional haji 2025, Kementerian Agama mencatat penurunan jumlah jemaah Indonesia yang wafat selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Berdasarkan data Siskohat per Kamis (10/7/2025) pukul 12.00 WIB, total ada 446 jemaah wafat, terdiri dari 434 jemaah reguler dan 12 jemaah haji khusus.

Jumlah ini lebih rendah dibanding tahun 2024 yang mencatat 461 jemaah wafat. Mayoritas dari mereka menghembuskan napas terakhir di Makkah, yang memang menjadi lokasi tinggal paling lama selama sekitar 40 hari masa ibadah.

Mahasiswa Kafilah Dakwah Dilepas, Kemenag Harapkan Dakwah Berdampak Nyata

Secara rinci, berikut distribusi jemaah wafat tahun ini:
– Laki-laki: 270 orang
– Perempuan: 173 orang
Usia 65 tahun ke atas (lansia): 286 orang
Usia 41–64 tahun: 157 orang
Lokasi wafat:
Makkah: 333 orang
Madinah: 59 orang
Mina: 20 orang
Bandara: 18 orang
Arafah: 13 orang

Sementara itu, Kloter SUB (Surabaya dan sekitarnya) mencatat jumlah wafat tertinggi yakni 93 orang, disusul Kloter SOC (Solo) dengan 54 orang, dan Kloter JKS (Jakarta-Bekasi) sebanyak 51 orang. Kloter-kloter lain seperti JKG, UPG, BTH, dan PLM juga melaporkan jemaah wafat namun dalam jumlah yang lebih kecil.

Hingga data terakhir, masih ada 46 jemaah Indonesia yang dirawat di berbagai Rumah Sakit Arab Saudi, tersebar di empat kota:

RSAS Madinah: 29 orang

Ini 50 UPZIS dan JPZIS NU Care–Lazisnu Depok

RSAS Makkah: 10 orang

RSAS Jeddah: 6 orang

RS Riyadh: 1 orang

Jelang Ramadhan, NU Care–LAZISNU Depok Perkuat Tata Kelola Zakat Lewat Madrasah Amil dan Pengukuhan UPZIS

Pemerintah Indonesia melalui Kantor Urusan Haji terus memantau kondisi mereka.


Angka Kematian Menurun

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengonfirmasi bahwa jumlah wafat tahun ini lebih rendah dibandingkan titik waktu yang sama pada 2024.

"Alhamdulillah perkembangan per hari ini jumlah yang wafat jemaah kita itu lebih kurang daripada hari yang sama pada tahun yang lalu," ujar Menag dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis (10/7/2025).

Resmi Diumumkan, KH. Anwar Iskandar Pimpin MUI Periode 2025–2030

"Data per hari ini 279 orang jemaah wafat. Sedangkan hari yang sama pada tahun yang lalu itu sebanyak 298 orang jemaah. Berarti ini terjadi pengurangan jumlah jemaah wafat," tambahnya.

Ia menyebut penurunan angka kematian menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini. Meski sempat menghadapi kendala, termasuk sistem multi syarikah, semua bisa diatasi.

"Semua teratasi dan tidak ada jemaah yang terlantar atau terbengkalai. Silakan teman-teman wartawan tanyakan langsung ke jemaah. Tidak ada yang ditutup-tutupi, mari kita objektif," tandas Nasaruddin. (Syahruddinsajada.id/)

Musibah dalam Kehidupan Manusia: Ujian dari Allah dan Jalan Menuju Keberuntungan