Agama
Beranda » Berita » Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Jamaah Padati Pengajian Musholla Nurul Jannah

Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Jamaah Padati Pengajian Musholla Nurul Jannah

Anggota DPRD Kota Depok H. Edi Masturo memberikan sambutan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Nurul Jannah, Ahad (30/11/2025).
Anggota DPRD Kota Depok H. Edi Masturo memberikan sambutan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Nurul Jannah, Ahad (30/11/2025).

Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Jamaah Padati Pengajian Musholla Nurul Jannah

sajada.id/, DEPOK–Semangat untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW menjadi pusat perhatian dalam Pengajian Akbar di Musholla Nurul Jannah, Rawadenok, Depok. Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW,” tausiyah disampaikan oleh Ustadz Zainudin, H. MR., S.Pd., yang menekankan pentingnya menghadirkan akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan firman Allah:

Menjadi Berharga dengan Berkarya: Pesan Gus Dur tentang Makna Perjuangan Hidup

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

"Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas budi pekerti yang agung." (QS. Al-Qalam: 4)

Ustadz Zainudin
Ustadz Zainudin

Ustadz Zainudin menjelaskan bahwa akhlak Nabi adalah cerminan nyata dari nilai-nilai Al-Qur’an, sebagaimana sabda Aisyah r.a.:

كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ

Silver Lining dalam Perjalanan Hidup: Menemukan Cahaya di Balik Ujian

"Akhlaknya adalah Al-Qur’an." (HR. Muslim)

Ustadz Zainudin kemudian menyampaikan contoh-contoh akhlak Nabi yang dapat dijadikan pedoman:

1. Kejujuran yang Tak Pernah Ternoda

Tasawuf NU: Spirit Sunyi yang Mengguncang Dunia Modern

Rasulullah dikenal sebagai Al-Amin, sosok yang amanah dan terpercaya bahkan sebelum kenabian. Kejujurannya membuat seluruh masyarakat Makkah menaruh hormat, sekalipun mereka memusuhi dakwah beliau.

2. Kasih Sayang Tanpa Batas

Nabi SAW bersabda:

الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ

Filosofi Alfiyah dalam Halal Bihalal Jatman Depok: KH. Fatkhuri Wahmad Tekankan Marwah Organisasi

"Orang-orang penyayang akan disayangi oleh Ar-Rahman." (HR. At-Tirmidzi)

"Beliau tidak pernah membalas keburukan dengan keburukan, tetapi selalu dengan kebaikan dan doa," ujar Ust. Zainudin.

Sejumlah tokoh yang hadir.
Sejumlah tokoh yang hadir.

3. Kesabaran yang Luar Biasa

Cak Nun dan Sufisme yang Membumi

Tatkala dihina, disakiti, bahkan dilempari batu di Thaif, Nabi justru memohonkan hidayah bagi mereka. Kesabaran beliau menjadikan dakwah Islam berkembang tanpa kekerasan.

4. Rendah Hati dalam Segala Keadaan

Beliau biasa duduk bersama rakyat, makan di lantai, dan membantu pekerjaan rumah. Ketika beliau dipuji, diriwayatkan beliau hanya tersenyum dan mengingatkan bahwa dirinya hanyalah hamba Allah dan utusan-Nya.

Sabar Tanpa Tepi, Ikhlas Tanpa Tapi

5. Kedermawanan yang Membuat Hati Takjub

Nabi SAW tidak pernah menolak permintaan seseorang. Dalam sebuah riwayat disebutkan, beliau memberi seorang lelaki hingga orang itu pulang sambil berkata, “Tidak ada manusia yang lebih dermawan daripada Muhammad.”

Ustadz Zainudin menutup tausiyahnya dengan ajakan agar kecintaan kepada Nabi bukan hanya lisan, tetapi diwujudkan dalam akhlak sehari-hari—di rumah, di lingkungan, dan di masyarakat.


Tokoh Masyarakat Hadir

Acara ini dihadiri Camat Pancoranmas Mustakim, S.Sos.; Ketua LPM Kelurahan Rangkapan Jaya Baru Kosim Yusuf, SH., M.Kn.; Ketua RW 01 Rawadenok Uu Supriatna; Ketua Panitia dan Ketua DKM Musholla Nurul Jannah Ustadz Sanusi; Ketua RT 09/01 Rawadenok Bapak Maryadi; serta Anggota DPRD Kota Depok H. Edi Masturo.

Ketua RW 01
Ketua RW 01

Ketua panitia, Ustadz Sanusi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jamaah serta para donatur yang mendukung acara tersebut.

"Semoga Allah membalas segala kebaikan kita andai, dan menjadikan majelis ini sebagai wasilah turunnya rahmat,” ujarnya.

Ust. Sanusi
Ust. Sanusi

Sementara itu, H. Edi Masturo, Anggota DPRD Kota Depok, mengungkapkan bahwa majelis ilmu seperti ini memperkuat ukhuwah dan menjadi modal kebersamaan masyarakat Rawadenok.

“Selain menambah ilmu, kegiatan seperti ini memupuk silaturahim dan menguatkan kebersamaan warga. Semoga terus berkelanjutan,” tuturnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar warga Rawadenok dapat terus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

(M. Nasir/Syahruddinsajada.id/)