Hadits
Beranda » Berita » Keutamaan Membangun Masjid

Keutamaan Membangun Masjid

Latar belakang Masjid Agung Cilegon (Dok. Rumah Berkah)
Latar belakang Masjid Agung Cilegon (Dok. Rumah Berkah)

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW) sangat senang melihat umatnya beramai-ramai atau berlomba-lomba dalam membangun masjid, yakni tempat yang dijadikan untuk menyembah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Karena itu pula, dalam sabdanya, Beliau Saw menyatakan bahwa mereka yang suka membangun masjid walaupun hanya berkontribusi sebesar telor, niscaya Allah akan membangunkan rumah untuknya di Surga nanti.

Secara lengkap, hadis tersebut berbunyi sebagai berikut:

Ini Perbedaan Masjid dan Mushalla

عَنْ جَابِر بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ, قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ.

(رواه ابن ماجه)

Dari Jabir bin Abdillah RA berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga."

(HR. Ibnu Majah no. 738)

Makna dari Sya’ban Sebagai Bulan Mulia

Tentu saja masjid yang dibangun itu bukan sekadar kemegahannya, tetapi juga kemakmuran jamaahnya. Kita bersyukur, saat ini di Indonesia, merujuk pada data Dewan Masjid Indonesia (DMI) terdapat sekitar 800 ribu tempat ibadah umat Islam seperti masjid, mushola, surau, atau langgar.

Dan sebagian tempat ibadah itu dibangun secara mewah dan megah. Alhamdulillah. Mereka yang berkontribusi sekecil apapun pasti akan mendapatkan imbalannya di akhirat kelak.

Semoga Allah meridhai.

Siapa Saja Kelompok yang Dibolehkan Tidak Berpuasa?

Syahruddin El Fikri, Jurnalis Republika, Khadimul Rumah Berkah