SAJADA.ID, JAKARTA—Bantaran Kali Kresek di RW 02, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil berbeda. Kawasan yang selama puluhan tahun dipenuhi sampah dan barang rongsokan itu disulap menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang asri dan ramah bagi warga.
Kini, area seluas 327,5 meter persegi tersebut dipenuhi ribuan tanaman, pepohonan, jalur pejalan kaki, serta arena bermain anak. Warga pun memiliki ruang baru untuk beraktivitas dan menikmati lingkungan yang lebih bersih.
Penataan kawasan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari, Pemerintah Kelurahan Lagoa, dan masyarakat. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Forum Group Discussion (FGD) yang digelar pada pertengahan 2025.
Vice President Human Resources (VP HR) Bogasari, Anwar, mengatakan pembangunan RTH menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial, khususnya pada aspek pelestarian lingkungan.

“Kami sepakat membangun taman atau ruang terbuka hijau sebagai bagian dari komitmen pelaksanaan pilar kelima Corporate Social Responsibility (CSR), yakni menjaga kelestarian lingkungan,” kata Anwar dalam peresmian RTH Bantaran Kali Kresek, Kamis (30/7/2026).
Menurut Anwar, penataan bantaran Kali Kresek dibagi menjadi empat zona. Bogasari bertanggung jawab mengembangkan Zona 1 sepanjang 131 meter dengan lebar sekitar 2,5 meter yang berada di wilayah RW 02.
Proses penataan dimulai sejak Oktober 2025. Selain pembangunan infrastruktur, pelaksanaan program juga melibatkan pendekatan sosial kepada masyarakat karena menyangkut perubahan pemanfaatan ruang di lingkungan setempat.
Bogasari menanam sekitar 2.300 tanaman dari delapan jenis, di antaranya tetehan, kedondong laut, tricolor hitam, rowelia, patah tulang, bougenville, adam hawa, dan kembang sepatu. Perusahaan juga menanam sejumlah pohon, seperti palem, kemboja, kelapa, pandan duri, trembesi, dan pandan Bali.
Untuk menunjang kenyamanan warga, kawasan tersebut dilengkapi jalur paving block, ayunan, dan perosotan bagi anak-anak. Kehadiran fasilitas itu diharapkan menjadikan RTH sebagai ruang interaksi sekaligus sarana bermain yang aman.

Anwar berharap taman tersebut dapat dirawat bersama oleh masyarakat dan pemerintah setempat. Bogasari, kata dia, juga siap membantu penyediaan pupuk kompos hasil pengolahan sampah daun dari pabrik perusahaan untuk mendukung perawatan taman.
“Semoga ruang terbuka hijau ini dapat dikelola dan dirawat dengan baik demi keberlanjutan serta kenyamanan anak-anak dan masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi
Ketua RW 02, Sultan Hadi, mengapresiasi komitmen Bogasari yang tidak hanya membangun taman, tetapi juga mendampingi warga dalam proses perawatan.
“Bogasari menyelesaikan penataan hingga tuntas dan tetap mendampingi warga. Kami akan terus mengajak masyarakat menjaga serta merawat ruang terbuka hijau ini,” katanya.
Lurah Lagoa, Yuyun Wahyudi, juga menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia memastikan jajaran Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) akan ikut menjaga kebersihan dan keindahan kawasan.
“Nanti anggota PPSU akan ditugaskan menjaga kebersihan dan keindahannya. Ini menjadi rezeki besar bagi warga Lagoa,” ujarnya.
(Andi Nur Aminah/sajada.id)






Komentar