Agama
Beranda » Berita » Penuh Haru, Jamaah Rumah Berkah Beri Kejutan untuk Ustadz di Acara Santunan Yatim dan Dhuafa

Penuh Haru, Jamaah Rumah Berkah Beri Kejutan untuk Ustadz di Acara Santunan Yatim dan Dhuafa

SAJADA.ID, DEPOK — Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti kegiatan berbagi bersama anak yatim dan dhuafa yang digelar Yayasan Rumah Berkah Nusantara bersama Majelis Taklim (MT) Rumah Berkah, Ahad (15/3/2026), di salah satu kediaman jamaah MT Rumah Berkah, Kota Depok.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Khataman Al-Qur’an, santunan yatim dan dhuafa, serta buka puasa bersama yang menghadirkan nuansa kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur di tengah jamaah.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh jamaah Rumah Berkah menerima paket sembako dari Yayasan Rumah Berkah Nusantara.

Tarling di Rawadenok, Wawalkot Depok Serahkan Bantuan Masjid dan Ingatkan Warga Awasi Dana Rp300 Juta per RW

Total, ada 15 dhuafa dan 9 anak yatim yang menerima santunan. Selain itu, sebanyak 23 jamaah MT Rumah Berkah juga mendapatkan paket sembako.

Untuk anak yatim dan dhuafa, panitia menyalurkan uang santunan, bingkisan, serta paket sembako. Sementara jamaah MT Rumah Berkah menerima paket sembako sebagai bentuk kepedulian dan penguatan ukhuwah.

Ketua Umum Yayasan Rumah Berkah Nusantara sekaligus pengasuh MT Rumah Berkah, Ust. H. Syahruddin El Fikri, mengatakan program ini lahir dari semangat kebersamaan jamaah.“Program ini dari jamaah, oleh jamaah, dan untuk jamaah,” ujar Ust. Syahruddin.

Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut juga mendapat dukungan dari para donatur dan sejumlah lembaga yang turut peduli terhadap dakwah dan pembinaan umat.

Penyelenggaraan Wartawan Mengaji PWI Depok Berlangsung Sukses dan Lancar

“Ada juga donasi dari sejumlah donatur maupun lembaga. Semoga Allah membalas kebaikan mereka semua,” katanya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar pembagian bantuan, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian, dan menghadirkan keberkahan di tengah masyarakat.

Santunan untuk yatim dan dhuafa diserahkan oleh jamaah Rumah Berkah.

Kejutan

Yang membuat suasana semakin mengharukan, sejumlah jamaah juga memberikan kejutan khusus kepada guru mereka, Ust. H. Syahruddin El Fikri.

IPJI dan Balai Wartawan Kota Depok Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim di Bulan Penuh Berkah

Mewakili jamaah MT Rumah Berkah, Sumarto menyampaikan rasa terima kasih sambil menyerahkan amplop kepada sang ustadz.

“Kami mungkin tak bisa membalas apa yang sudah diajarkan guru kami selama ini. Dan ini, ada sedikit dari kami untuk ustadz. Semoga berkenan,” ujar Sumarto.

Apresiasi dari jamaah untuk guru ngaji

Momen tersebut disambut haru oleh para jamaah yang hadir. Bagi mereka, perhatian kecil itu menjadi simbol cinta, hormat, dan rasa terima kasih kepada guru yang selama ini istiqamah membimbing mereka dalam majelis ilmu.

Menanggapi hal itu, Ust. Syahruddin mengapresiasi kepedulian jamaah Rumah Berkah. Namun, ia menegaskan bahwa semangat utama dalam membina majelis taklim adalah mengharap ridha Allah SWT, bukan materi.

Sari Ramada Arafah Siap Beradaptasi dengan Program Umrah Mandiri

“Kita niat ngaji bukan mencari uang. Kita berharap ridha Allah, sehingga pengetahuan yang didapat jamaah benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Sejumlah jamaah pun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Khataman Al-Qur’an, Santunan Yatim, dan Buka Bersama tersebut.

Istiqamah

Ketua MT Rumah Berkah, Sumarto, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas konsistensi pembinaan yang dilakukan Ust. Syahruddin dan Yayasan Rumah Berkah Nusantara.

Sering Boros Pulsa dan Kesal Menanti Transaksi? Coba Solusi Cepat, Instan, dan Anti Ribet Ini

“Terima kasih. Semoga Ustadz Syahruddin selalu sehat, diberi umur panjang, dan terus membimbing kami selama lebih dari lima tahun ini,” ujar Sumarto.

Sementara itu, Ketua RT 03, Sujatmiko, mengaku bahagia dengan keberadaan MT Rumah Berkah dan Yayasan Rumah Berkah Nusantara yang selama ini aktif membantu sekaligus membina warga dan jamaah.

Menurutnya, kehadiran majelis taklim bukan hanya menghadirkan pengajian, tetapi juga memberi pendampingan sosial yang nyata bagi masyarakat, termasuk bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih.

Alumni MTs Al Hidayah Rawadenok 1994, Gelar Silaturahim dan Santuni Janda Alumni

Hal senada disampaikan Kelik Irawan. Ia mengaku bersyukur menjadi bagian dari jamaah MT Rumah Berkah karena merasakan manfaat yang besar setelah rutin mengikuti pengajian.

“Setelah ikut pengajian, rasanya saya semakin banyak mendapat kekuatan batin. Saya jadi termotivasi untuk terus belajar dan belajar lagi,” ujar Kelik.

Apresiasi juga datang dari kalangan generasi muda. M. Irsyad, mahasiswa UI Depok, mengaku senang bisa ikut mengaji di MT Rumah Berkah karena mendapatkan banyak ilmu agama yang tidak selalu diperoleh di bangku kuliah.

“Saya bahagia bisa ikut mengaji di MT Rumah Berkah. Banyak pengetahuan agama yang saya dapatkan. Materi seperti ini mungkin tidak saya peroleh di bangku kuliah. Maka, di majelis taklim ini saya memperdalam ilmu agama,” kata Irsyad.

Sementara itu, salah satu penerima santunan dari kalangan dhuafa, Mpok Lina, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian yang terus ditunjukkan Yayasan Rumah Berkah Nusantara dan MT Rumah Berkah.

“Alhamdulillah, kami hanya bisa berdoa. Semoga ustadz dan ibu selalu sehat, dimurahkan rezekinya, diberi umur panjang, dan terus memberi manfaat,” ungkap Mpok Lina.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa majelis taklim bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang tumbuhnya kepedulian sosial, empati, dan kebersamaan.

Di tengah kehidupan masyarakat yang penuh tantangan, MT Rumah Berkah bersama Yayasan Rumah Berkah Nusantara terus berupaya menghadirkan dakwah yang membumi: mengaji bersama, berbagi bersama, dan saling menguatkan satu sama lain.

(SFR/sajada.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *