Fiqih
Beranda » Berita » Delapan Keutamaan Melaksanakan Acara Walimatus Safar

Delapan Keutamaan Melaksanakan Acara Walimatus Safar

Calon jamaah haji (tengah) berfoto bersama.
Calon jamaah haji (tengah) berfoto bersama.

Delapan Keutamaan Melaksanakan Acara Pemberangkatan Haji

sajada.id/–Melaksanakan acara pemberangkatan haji termasuk dalam kategori amalan yang dianjurkan dalam Islam. Meskipun tidak diwajibkan, acara ini memiliki banyak manfaat baik bagi calon jamaah haji maupun bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.

Acara pemberangkatan haji dapat dikategorikan sebagai bagian dari syiar Islam yang dapat memperkuat ukhuwah Islamiah (persaudaraan sesama muslim). Selain itu, acara ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada calon jemaah haji yang akan menunaikan rukun Islam yang kelima. Dengan adanya acara ini, diharapkan calon jemaah haji lebih mantap dan yakin dalam menjalankan ibadah haji.

Dalam perspektif fikih, acara pemberangkatan haji tidak memiliki aturan khusus yang mengikat, namun sangat dianjurkan karena dapat memberikan banyak manfaat. Oleh karena itu, melaksanakan acara pemberangkatan haji dengan penuh khidmat dan rasa syukur merupakan bentuk ketaatan dan kecintaan kita kepada Allah SWT serta bentuk dukungan kepada saudara-saudara kita yang akan menunaikan ibadah haji.

Walimatul Ursy atau Minta Sumbangan?

Manfaat Melaksanakan Acara Pemberangkatan Haji (walimatussafar)

Melaksanakan acara pemberangkatan haji memiliki berbagai manfaat yang sangat penting, baik secara spiritual maupun sosial. Berikut adalah beberapa manfaat dari melaksanakan acara pemberangkatan haji:

1. Memperkuat Tali Silaturahmi

Acara pemberangkatan haji merupakan momen berkumpulnya keluarga dan kerabat. Hal ini dapat memperkuat tali silaturahmi antar anggota keluarga dan sahabat. Kebersamaan dalam momen ini juga dapat menumbuhkan rasa saling memiliki dan mempererat hubungan kekeluargaan yang harmonis.

Anak Lahir di Luar Nikah, Siapa Walinya?

2. Menambah Keberkahan

Dengan membaca ayat suci al qur’an dan selawat, acara ini diharapkan dapat menambah keberkahan bagi calon jemaah haji. Doa bersama juga menjadi sarana untuk memohon perlindungan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji. Keberkahan ini tidak hanya dirasakan oleh calon jemaah haji, tetapi juga oleh keluarga dan kerabat yang ikut mendoakan.

3. Memberikan Dukungan Moral

Kemenag Ingatkan Risiko Besar Nikah Tak Tercatat, Perempuan dan Anak Paling Rentan

Calon jemaah haji mendapatkan dukungan moral dari keluarga dan kerabat. Dukungan ini sangat penting untuk menguatkan mental dan semangat mereka dalam menjalani ibadah haji. Dalam momen ini, keluarga dan kerabat dapat memberikan kata-kata motivasi dan doa agar calon jemaah haji selalu kuat dan tabah dalam menghadapi segala cobaan selama berada di Tanah Suci.

4. Sarana Edukasi dan Informasi

Acara walimatussafar ini dapat menjadi sarana edukasi dan informasi penting terkait pelaksanaan haji. Hal ini tentunya membantu calon jemaah haji lebih siap secara fisik dan mental. Informasi yang diberikan mencakup tata cara pelaksanaan ibadah haji, aturan-aturan yang harus dipatuhi, serta tip dan trik untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji.


5. Menguatkan Niat dan Tekad

Anak Tanpa Nasab Ayah, Siapa Wali Nikahnya?

Mendapatkan doa restu dan dukungan dari orang-orang terdekat akan menguatkan niat dan tekad calon jemaah haji untuk menjalankan ibadah dengan sungguh-sungguh. Niat yang kuat dan tekad yang bulat sangat penting dalam menjalankan ibadah haji, karena ibadah ini membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual yang matang.

6. Memohon Perlindungan Allah Swt

Melalui pembacaan ayat suci al qur’an, calon jemaah haji memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah Swt., doa ini sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan dan rintangan selama perjalanan haji. Dengan memohon perlindungan, calon jemaah haji diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan lancar tanpa hambatan.

Tarawih: 8 atau 20 Rakaat?

7. Meningkatkan Kesadaran Spiritual

Acara walimatussafar juga ini dapat meningkatkan kesadaran spiritual baik bagi calon jemaah haji maupun bagi keluarga yang ikut mendoakan. Kesadaran spiritual ini penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Melalui acara ini, semua yang hadir diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan meningkatkan kualitas ibadah mereka.

8. Menumbuhkan Rasa Syukur

Awas Salah Niat Shalat Witir

Dengan melaksanakan acara pemberangkatan haji, baik calon jemaah haji maupun keluarganya diajak untuk selalu bersyukur atas nikmat dan kesempatan yang diberikan oleh Allah Swt. Rasa syukur ini dapat menumbuhkan kebahagiaan dan ketenangan dalam hati, serta membuat kita lebih menghargai setiap nikmat yang telah diberikan.