Agama
Beranda » Berita » Seleksi Wawancara BIB Kemenag Masuki Hari Terakhir Sasar Calon Awardee S1 Dalam Negeri

Seleksi Wawancara BIB Kemenag Masuki Hari Terakhir Sasar Calon Awardee S1 Dalam Negeri

Seleksi Wawancara BIB Kemenag Masuki Hari Terakhir Sasar Calon Awardee S1 Dalam Negeri


sajada.id/, JAKARTA—Seleksi wawancara Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag Tahun 2025, telah memasuki hari terakhir. Wawancara telah dimulai sejak 14 Juli hingga 23 Juli 2025 dan diikuti oleh 3.900-an calon awardee.

Seleksi wawancara terakhir dikhususnya untuk Program S1 Dalam Negeri. Sebelumnya telah dilakukan wawancara Program S1, untuk program Beasiswa Santri Prestasi (PBSB), dan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Ruchman Basori di tengah memantau pelaksanaan seleksi wawancara di Pusdiklat Keagamaan Ciputat, (23/07).

Raih Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Perkuat Layanan Informasi Publik

Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini menerangkan bahwa program layanan beasiswa S1 Dalam Negeri, merupakan program yang distingtif, yang tidak ada pada layanan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu.

Ruchman menegaskan layanan beasiswa S1 penting dilakukan karena keluarga besar Kementerian Agama memiliki calon mahasiswa didikan Madrasah Aliyah, Pendidikan Diniyah Formal Ulya, Mu’adalah Tingkat Ulya dan sederajat yang cerdas dan pintar, namun mengalami keterbatasan ekonomi.

“BIB diberikan kepada orang yang pintar dan cerdas, bukan semata-mata anak-anak yang kurang mampun secara ekonomi, sehingga dapat studi pada perguruan tinggi terbaik di negeri ini,” terang Ruchman.

Kemenag Depok Siapkan Acara Hari Santri 2026, Libatkan 144 Pesantren dan 5.000 Santri

Di hari terakhir ini Ruchman mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pewawancara dari akademisi dan profesor dari Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia. Juga Tim Liasion Officer (LO) yang bertugas mulai dari pagi hingga malam.


Ruchman Basori berharap, seleksi BIB tahun 2025 nantinya mampu menjaring calon awardee yang berkualitas, cerdas intelektual dan luhur karakternya. “Belasan ribu orang telah mengambil kesempatan beasiswa ini dan 3.900-an telah melakukan wawancara, saatnya berdoa untuk yang terbaik,” katanya.

Giat wawancara didampingi langsung oleh para Ketua Tim Puspenma, Siti Maria Ulfa, Amiruddin Kuba, Sendy Tria Santoso, Hendro Dwi Antoro dan Kasubbag TU, Sri Agustin Maswidaniyah. (Syahruddinsajada.id/Humas Puspenma).

Puncak Hari Santri 2026, Kota Depok Hadirkan Gus Kautsar

Seleksi Wawancara BIB Kemenag Masuki Hari Terakhir Sasar Calon Awardee S1 Dalam Negeri


sajada.id/, JAKARTA—Seleksi wawancara Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag Tahun 2025, telah memasuki hari terakhir. Wawancara telah dimulai sejak 14 Juli hingga 23 Juli 2025 dan diikuti oleh 3.900-an calon awardee.

Seleksi wawancara terakhir dikhususnya untuk Program S1 Dalam Negeri. Sebelumnya telah dilakukan wawancara Program S1, untuk program Beasiswa Santri Prestasi (PBSB), dan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Ruchman Basori di tengah memantau pelaksanaan seleksi wawancara di Pusdiklat Keagamaan Ciputat, (23/07).

Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini menerangkan bahwa program layanan beasiswa S1 Dalam Negeri, merupakan program yang distingtif, yang tidak ada pada layanan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu.

MT Balwan dan Rutan Depok Jajaki Sinergi Pembinaan Keagamaan dan Sosial

Ruchman menegaskan layanan beasiswa S1 penting dilakukan karena keluarga besar Kementerian Agama memiliki calon mahasiswa didikan Madrasah Aliyah, Pendidikan Diniyah Formal Ulya, Mu’adalah Tingkat Ulya dan sederajat yang cerdas dan pintar, namun mengalami keterbatasan ekonomi.

“BIB diberikan kepada orang yang pintar dan cerdas, bukan semata-mata anak-anak yang kurang mampun secara ekonomi, sehingga dapat studi pada perguruan tinggi terbaik di negeri ini,” terang Ruchman.

IGIC 2026 Bentuk IAMI, Nasaruddin Umar Dipercaya Jadi Presiden Pertama

Di hari terakhir ini Ruchman mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pewawancara dari akademisi dan profesor dari Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia. Juga Tim Liasion Officer (LO) yang bertugas mulai dari pagi hingga malam.


Ruchman Basori berharap, seleksi BIB tahun 2025 nantinya mampu menjaring calon awardee yang berkualitas, cerdas intelektual dan luhur karakternya. “Belasan ribu orang telah mengambil kesempatan beasiswa ini dan 3.900-an telah melakukan wawancara, saatnya berdoa untuk yang terbaik,” katanya.

Giat wawancara didampingi langsung oleh para Ketua Tim Puspenma, Siti Maria Ulfa, Amiruddin Kuba, Sendy Tria Santoso, Hendro Dwi Antoro dan Kasubbag TU, Sri Agustin Maswidaniyah. (Syahruddinsajada.id/Humas Puspenma).

Maulid Nabi di Rumah Berkah Dorong Jamaah Teladani Akhlak Rasulullah dan Peduli Yatim-Dhuafa