Hadits
Beranda » Berita » Hadits ke-11 Arbain Nawawi, Tinggalkan yang Meragukan

Hadits ke-11 Arbain Nawawi, Tinggalkan yang Meragukan

Hadits ke-11 Arbain Nawawi: Tinggalkan yang Meragukan Agar Selamat

عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ الحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ سِبْطِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَيْحَانَتِهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: حَفِظْتُ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعْ مَا يَرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيْبُكَ.

رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَالنَّسَائِيُّ، وَقاَلَ التِّرْمِذِيُّ: حَدِيْثٌ حَسَنٌ صَحِيْحٌ

“Dari Abu Muhammad Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam dan kesayangannya radhiallahu anhuma dia berkata:

Saya menghafal dari Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam (sabdanya): “Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu.” (HR. Tirmidzi dan dia berkata, Haditsnya hasan shahih).

Hadits Arbain Nawawi No. 39: Allah Memaafkan Kesalahan, Lupa, dan Paksaan

Kandungan Hadits:

1. Meninggalkan syubhat dan mengambil yang halal akan melahirkan sikap wara’.

2. Keluar dari ikhtilaf ulama lebih utama karena hal tersebut lebih terhindar dari perbuatan syubhat, khususnya jika di antara pendapat mereka tidak ada yang dapat dikuatkan.

3. Jika keraguan bertentangan dengan keyakinan

Hadits Arbain An-Nawawiyah ke-41: Mengikuti Hawa Nafsu dengan Syariat

maka keyakinan yang diambil.

4. Sebuah perkara harus jelas berdasarkan keyakinan dan ketenangan. Tidak ada harganya keraguan dan

kebimbangan.

10 Kebiasaan Manusia yang Membuka Jalan bagi Setan

5. Berhati-hati dari sikap meremehkan terhadap

urusan agama dan masalah bid’ah.

6. Siapa yang membiasakan perkara syubhat maka dia akan berani melakukan perbuatan yang haram.

Demikian isi hadits ke-11 Arbain Nawawi. Semoga bermanfaat.

Rumah yang Berkah, Awal Kebahagiaan Keluarga

(Syahruddin El Fikri/Khadimul Rumah Berkah)