Uncategorized
Beranda » Berita » Aklamasi, Ahmad Yani Basuki Kembali Pimpin PP IPHI Periode 2026–2031

Aklamasi, Ahmad Yani Basuki Kembali Pimpin PP IPHI Periode 2026–2031

SAJADA.ID, JAKARTA— Mayjen TNI (Pur) Dr. H. Ahmad Yani Basuki, M.Si. kembali dipercaya memimpin Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) periode 2026–2031.

Ahmad Yani ditetapkan sebagai Ketua Umum secara aklamasi dalam Muktamar VIII IPHI di Hotel Maxone, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Pencalonannya mendapat dukungan bulat dari 23 Pengurus Wilayah dan 47 Pengurus Daerah yang memiliki hak suara dalam Muktamar VIII.

Yayasan Rumah Berkah Nusantara Distribusikan Hewan Kurban ke Tujuh Daerah

Sidang pemilihan dipimpin Ketua Sidang Hj. Nurhasanah. Setelah seluruh muktamirin menyatakan persetujuan, Ahmad Yani resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum PP IPHI terpilih.

Tekankan Konsolidasi OrganisasiDalam penyampaian visi dan misinya, Ahmad Yani menegaskan komitmen memperkuat konsolidasi organisasi.

Konsolidasi tersebut diarahkan agar IPHI dapat terus berkontribusi bagi pembangunan nasional. Ia juga menyebut semangat tersebut sejalan dengan agenda pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

Ahmad Yani juga menyoroti pentingnya kolaborasi. Salah satunya merespons gagasan Kepala BRIN Prof. Arif Satria mengenai penguatan jaringan energi dan air.

“Berbarengan itu juga akan merespons harapan Kepala BRIN Prof. Arif Satria yang memberikan keynote speech untuk berkolaborasi melakukan penguatan jaringan energi dan air,” ujarnya.

Dorong Perbaikan Ekosistem Haji

Di bidang perhajian, Ahmad Yani mengatakan IPHI akan mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.

Perhatian diarahkan pada pembinaan petugas haji. Termasuk peningkatan kualitas pemberangkatan dan pembinaan alumni haji setelah kembali ke daerah masing-masing.

Muktamar VIII juga menghasilkan sejumlah rekomendasi. Salah satunya mendorong pemerintah membuka bandara lain sebagai embarkasi penuh.

Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyelenggaraan haji. Terutama dalam upaya efisiensi biaya dan menjaga kondisi kesehatan jamaah.

23 Wilayah dan 47 Daerah Hadir

Muktamar VIII berlangsung dengan kehadiran jajaran IPHI dari berbagai daerah. Sebanyak 23 Pengurus Wilayah dan 47 Pengurus Daerah hadir dalam forum tersebut.

Hadir pula Dewan Pembina, Dewan Pengarah, undangan, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam.

Sebelumnya, kegiatan makan malam dan silaturahmi juga dihadiri jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sejumlah ormas Islam.

Kehadiran pengurus dari berbagai daerah menjadi bagian dari konsolidasi organisasi. Forum tersebut juga menjadi ruang memperkuat kembali persaudaraan setelah berbagai dinamika yang terjadi.

IPHI sebagai Rumah Besar Persaudaraan HajiAndi Kusuma dari Bangka Belitung mengatakan, pihaknya mengikuti perkembangan IPHI selama sekitar dua dekade.

Ia melihat kesinambungan kepemimpinan sebagai bagian penting dalam menjaga organisasi. Menurutnya, dinamika tetap ada, tetapi persaudaraan harus menjadi pijakan bersama.

“Kami yang hadir tetap solid. Bahkan sebaiknya kita kembali bersatu menjadikan IPHI sebagai rumah besar persaudaraan haji dan merawat haji mabrur,” kata Andi.

Terpilihnya kembali Ahmad Yani Basuki menjadi awal bagi kepemimpinan IPHI periode 2026–2031.

Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan hasil Muktamar ke dalam program nyata. Konsolidasi organisasi, pembinaan jamaah, dan penguatan kontribusi sosial menjadi bagian dari agenda lima tahun mendatang.

Semangat Haji Mabrur Sepanjang Hayat diharapkan tetap menjadi ruh pengabdian IPHI. Persaudaraan haji pun diharapkan semakin kuat sebagai bagian dari kontribusi umat bagi bangsa

(SFR/sajada.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *