SAJADA.ID, DEPOK – KH. Muhammad Abdurrahman Al Kautsar atau Gus Kautsar mengaku terkejut melihat semarak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kota Depok. Bahkan, kegiatan Hari Santri masih berlangsung hingga November, meskipun peringatan nasionalnya jatuh pada 22 Oktober.
Keterkejutan itu disampaikan Gus Kautsar saat memberikan tausiyah dalam malam puncak HSN 2026 Kota Depok di Lapangan DOS Balai Kota Depok, Kamis (5/11/2026).
Ia menceritakan pengalamannya ketika pertama kali menerima undangan untuk mengisi pengajian di Kota Depok.
“Saat saya menerima undangan, saya bilang, ini bukan dari Depok, bukan dari Pemkot Depok. Mungkin dari daerah lain,” tutur Gus Kautsar yang disambut senyum dan tawa para jamaah.
Namun, pihak yang mengundangnya memastikan bahwa undangan tersebut benar-benar berasal dari Pemerintah Kota Depok. “Kata santri saya, bukan Gus, ini asli dari Pemkot Depok,” lanjutnya.
Celotehan tersebut mengundang senyum para hadirin. Di balik candaan itu, Gus Kautsar mengaku bersyukur melihat perhatian dan semangat masyarakat Depok dalam menyemarakkan Hari Santri.
“Ya, saya bersyukur, alhamdulillah, kalau di Depok sekarang marak kegiatan Hari Santri. Walaupun Hari Santri sudah selesai pada 22 Oktober, tetapi bagi kami, Hari Santri itu malah setiap hari,” ungkapnya.
Menurutnya, semangat santri tidak seharusnya berhenti setelah peringatan Hari Santri Nasional. Nilai-nilai kesantrian perlu terus hidup dalam keseharian, melalui penguatan ilmu agama, akhlak, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan kebanggaannya atas penyelenggaraan HSN 2026. Ia menyebut malam puncak pada 5 November tersebut merupakan penyelenggaraan untuk kedua kalinya di Kota Depok.
Supian Suri berharap semangat Hari Santri terus tumbuh di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi kehadiran Gus Kautsar yang bersedia mengisi pengajian dalam rangkaian peringatan tersebut.
Malam puncak HSN 2026 Kota Depok dihadiri ribuan jamaah. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi Pemerintah Kota Depok, MUI Kota Depok, PCNU Kota Depok, Kementerian Agama Kota Depok, dan Forum Pondok Pesantren Kota Depok.

Rangkaian peringatan sebelumnya meliputi kirab santri pada 21 Oktober dan upacara Hari Santri pada 22 Oktober 2026 di Lapangan DOS Balai Kota Depok.
Melalui semarak kegiatan tersebut, peringatan Hari Santri diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai kesantrian sepanjang waktu.
(Syahruddin/sajada.id)






Komentar