Agama
Beranda » Berita » Kemenag Depok Siapkan Acara Hari Santri 2026, Libatkan 144 Pesantren dan 5.000 Santri

Kemenag Depok Siapkan Acara Hari Santri 2026, Libatkan 144 Pesantren dan 5.000 Santri

SAJADA.ID, DEPOK— Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Depok menyiapkan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan melibatkan 144 pondok pesantren dan sekitar 5.000 santri. Persiapan tersebut menjadi salah satu agenda utama audiensi Kankemenag Kota Depok dengan Pemerintah Kota Depok di Balai Kota Depok, Selasa (6/10/2026).

Kepala Kemenag Kota Depok, H. Dede Supriatna, memimpin audiensi tersebut bersama Kasubbag Tata Usaha, para kepala seksi, dan jajaran Kankemenag Kota Depok. Mereka bertemu Wali Kota Depok beserta jajaran untuk memperkuat koordinasi berbagai program keagamaan dan pendidikan di Kota Depok.

Dalam pertemuan itu, Kankemenag Kota Depok memaparkan rangkaian kegiatan Hari Santri 2026. Kegiatan tersebut antara lain Kirab Hari Santri pada 21 Oktober dengan rute dari Kantor Kankemenag Kota Depok menuju Alun-Alun Depok.

Hadits Arbain Nawawi No. 39: Allah Memaafkan Kesalahan, Lupa, dan Paksaan

Selanjutnya, Kankemenag Kota Depok akan menggelar Apel Hari Santri pada 22 Oktober. Sementara itu, puncak peringatan Hari Santri 2026 akan berlangsung pada 5 November mendatang.

“Kami terus melakukan koordinasi agar seluruh rangkaian Hari Santri dapat dipersiapkan dengan baik. Keterlibatan 144 pondok pesantren dan ribuan santri menjadi bagian penting dalam membangun semangat kebersamaan serta memperkuat peran pesantren dalam kehidupan masyarakat,” ujar Dede.

Menurutnya, keterlibatan pesantren dan santri dalam rangkaian Hari Santri tidak hanya menjadi bagian dari peringatan tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat.

MTQ

Selain persiapan Hari Santri, audiensi juga membahas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) serta peningkatan kompetensi guru madrasah dan pendidikan agama.

Memilih Teman Saleh, Menjauhi Sahabat yang Merusak Hati

Kankemenag Kota Depok menyampaikan bahwa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2026 diikuti 169 guru. Program tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru dalam menjalankan tugas pendidikan.

Penguatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) juga mendapat perhatian. Salah satu aspek yang menjadi pembahasan yakni peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an bagi guru PAI.

Pada bidang sarana dan prasarana pendidikan, Kankemenag Kota Depok juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Depok. Sejumlah aset untuk madrasah telah memiliki sertifikat, sedangkan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) telah beroperasi.

Setelah 35 Tahun, Indonesia Akhirnya Juara pada FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Kankemenag Kota Depok juga menyampaikan rencana pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di wilayah Sukatani pada 2028. Rencana tersebut mencakup lahan dengan luas sekitar 5.000 meter persegi.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Depok terhadap berbagai program Kementerian Agama, termasuk dukungan PPG dan RSSG untuk madrasah dan RA,” kata Dede.

SInergi

Ia menegaskan, Kankemenag Kota Depok akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Depok. Sinergi tersebut mencakup bidang pendidikan keagamaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, sarana pendidikan, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Ke depan, sinergi ini perlu terus diperkuat agar kebutuhan pendidikan keagamaan dan pelayanan kepada masyarakat dapat kita dukung bersama,” tambahnya.

Puncak Hari Santri 2026, Kota Depok Hadirkan Gus Kautsar

Kankemenag Kota Depok juga berharap koordinasi dengan Pemerintah Kota Depok terus berjalan secara berkelanjutan. Salah satunya melalui usulan hibah tahun 2027 untuk mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan dan operasional Kementerian Agama di Kota Depok.

Melalui koordinasi tersebut, Kankemenag Kota Depok dan Pemerintah Kota Depok diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam membangun pendidikan keagamaan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

(Syahruddin El-Fikri/sajada.id)

Bukan Sekadar Rekreasi, 180 Warga RW 15 RJB-Depok, Perkuat Silaturahim di Anyer

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *