
Gus Iqdam Ajak Jamaah Terus Berzikir dan Dekat dengan Ulama
Peringatan Hari Santri Nasional di Balai Kota Depok Penuh Hikmah
sajada.id/, DEPOK — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Balai Kota Depok, Jumat (24/10/2025), berlangsung khidmat dan penuh makna. Salah satu pengisi acara yang ditunggu-tunggu, Gus Iqdam, pimpinan Majelis Sabilut Taubah Blitar, tampil memberikan tausiyah yang menggugah ribuan jamaah yang hadir meski hujan rintik-rintik mengguyur kawasan Balai Kota.
Dalam ceramahnya, Gus Iqdam mengajak seluruh jamaah dan santri untuk senantiasa berzikir dan mendekatkan diri kepada Allah. Menurutnya, zikir memiliki banyak manfaat dalam kehidupan.
"Manfaatnya banyak, di antaranya hidup jadi tenang, rezeki berkah dan lancar, serta punya banyak teman dan sahabat,” tutur Gus Iqdam di hadapan jamaah yang antusias.

Ia juga mendoakan agar seluruh jamaah selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan keberkahan hidup."Peringatan Hari Santri, lanjutnya, merupakan momentum untuk mengingat Resolusi Jihad 1945 yang disampaikan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Saat itu para ulama dan santri rela mengorbankan jiwa dan raga demi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kita bangga sebagai santri. Maka santri harus siap mengabdi dan menjaga ulama, menjaga kiai, dan menjaga pesantren,” tegasnya.

Meski diguyur hujan, jamaah tetap bertahan mengikuti kajian. Gus Iqdam pun mengapresiasi semangat tersebut.
“Ngaji di tengah hujan rintik-rintik dijalani karena pengen ngaji, pengen nyari barokah dari kiai,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Iqdam juga menasihati para santri agar tidak bersedih jika dirundung (dibully).
“Santri jangan sedih kalau dirundung, karena cahaya santri sangat terang sehingga membuat orang lain iri hati,” katanya.

“Saya ini sering dibully juga, biasa saja. Mereka begitu karena sebenarnya ingin ngaji, tapi susah karena ilmunya nggak nyampai.”
Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan para ulama dan kiai.
“Santri jangan jauh dari ulama. Kalau jauh dari ulama, Allah akan mengangkat keberkahan dan menurunkan bala. Jadi, santri jangan jauh dari ulama, ya,” pesan Gus Iqdam.
Menurutnya, kedekatan dengan ulama akan membawa keberkahan dalam hidup, bahkan bagi mereka yang sedang berusaha di bidang apapun.

“Santri, walau usaha apapun, tetap dekat sama ulama. Insya Allah, berkah,” tambahnya.
Sebaliknya, Gus Iqdam mengingatkan bahaya bagi orang yang menjauh dari ulama.
“Mereka yang jauh dari ulama akan didekatkan dengan orang zalim, pimpinan yang zalim, dan kesulitan dalam hidup. Bahkan, jika terus menjauh, potensi meninggal tanpa iman. Na‘udzubillahi min dzalik,” pungkasnya.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Kota Depok 2025 yang bertema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Ribuan jamaah dan santri dari berbagai pesantren tampak hadir, bersama para ulama, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda Kota Depok.
(Syahruddinsajada.id/)





