SAJADA.ID — Istilah “uang haram” dahulu identik dengan tumpukan uang tunai hasil kejahatan. Kini, gambaran itu berubah total.
Di era digital, dana ilegal dapat bergerak melalui jaringan perbankan global, investasi, hingga perusahaan fiktif, membuat asal-usulnya nyaris tak terlacak.
Perubahan wajah kejahatan finansial ini menjadi sorotan dalam buku Evolusi dan Pembuktian Pencucian Uang karya Dr. Efendi Lod Simanjuntak. Buku dari Doktor Ilmu Hukum yang menjadi salah satu lulusan terbaik Universitas Diponegoro tersebut mengupas bagaimana praktik pencucian uang berkembang mengikuti dinamika teknologi dan ekonomi modern, sekaligus menantang sistem hukum untuk beradaptasi.
Penulis menunjukkan bahwa pencucian uang tidak lagi berlangsung melalui tahapan yang mudah dikenali. Proses penyamaran dana kini bisa terjadi secara bersamaan melalui berbagai transaksi lintas sektor dan negara. Akibatnya, pembuktian di pengadilan menjadi jauh lebih kompleks dibandingkan kasus kejahatan konvensional.
Salah satu pendekatan penting yang dibahas adalah penelusuran aliran dana atau follow the money. Metode ini menuntut analisis mendalam terhadap catatan transaksi, laporan keuangan, serta hubungan kepemilikan perusahaan. Tanpa pemetaan yang cermat, uang haram dapat dengan mudah “berubah wajah” menjadi aset yang tampak sah.
Buku ini juga menekankan keterkaitan antara pencucian uang dan tindak pidana asal. Harta kekayaan yang dipermasalahkan harus memiliki hubungan dengan aktivitas kriminal tertentu, meskipun kaitan tersebut sering disamarkan melalui lapisan transaksi yang rumit.
Selain itu, penulis mengulas unsur kesalahan dalam perkara pencucian uang, khususnya terkait frasa “mengetahui atau patut menduga.” Penafsiran terhadap unsur ini harus proporsional agar penegakan hukum tetap efektif tanpa mengabaikan prinsip keadilan.
Aspek perampasan aset turut menjadi perhatian. Upaya menyita harta hasil kejahatan harus mempertimbangkan kepentingan pihak lain yang mungkin tidak terlibat. Karena itu, mekanisme hukum yang transparan dan adil sangat diperlukan.
Secara keseluruhan, buku ini menegaskan bahwa kejahatan finansial modern memaksa hukum untuk terus berkembang. Uang haram yang bergerak tanpa batas membutuhkan respons hukum yang cerdas, adaptif, dan tetap berpijak pada prinsip keadilan.
Karya ini menjadi pengingat bahwa di balik transaksi yang tampak legal, bisa saja tersimpan jejak kejahatan yang disamarkan dengan sangat rapi — menunggu untuk diungkap oleh penegakan hukum yang mampu mengikuti perkembangan zaman.
Data Buku
- Judul: Evolusi dan Pembuktian Pencucian Uang
- Penulis: Dr. Efendi Lod Simanjuntak, S.H., M.H.
- Penerbit: Rajawali Pers
- Tahun: 2025
- Tebal: x + 156 halaman
- ISBN: 978-623-08-2080-9.



Komentar