
PRNU RJB Akan Maksimalkan Potensi Warga Nahdliyyin
sajada.id/–Sahabat yang dirahmati Allah SWT. Dalam rangka memaksimalkan potensi warga Nahdliyyin, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok, menggelar Musyawarah Ranting (Musran) NU, pada Ahad (26/5) malam. Musyawarah ranting ini adalah tingkatan paling bawah dari keseluruhan struktur NU, yakni Pengurus Besar (PB), pengurus wilayah (PW), Pengurus Cabang (PC), Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Pengurus Ranting (PR).
Sekitar 25 pengurus ranting menghadiri kegiatan Musyawarah Ranting yang diselenggarakan di Majelis As-Su'ada, Rangkapan Jaya Baru, pimpinan Ust. Bukhori. Unsur Syuriah dihadiri oleh Rais Syuriah Ust. M. Anwar dan Gus Fahmi. Unsur A'wan terdapat Ust Ismatullah dan Ust Yoni M. Di jajaran Katib ada Ust. H. Syahruddin dan Syamsuddin.
Sementara jajaran Tanfidziah dihadiri para pengurus inti, antara lain Ust. Hadi Darmawan, Ust. Bukhori, dan sejumlah lembaga seperti Lembaga Dakwah, lembaga takmir masjid, lembaga ta'lif wan nasyr (LTN), serta perwakilan banom, khususnya GP Ansor.
Baca Juga: Muslimat NU Kolaborasi dengan Yayasan Rumah Berkah Gelar Donor Darah

Dalam musyawarah ranting yang dipandu wakil ketua Tanfidziah Ust. Bukhori ini, dibahas mengenai aturan dan jalannya musyawarah. Sejumlah program juga diusulkan untuk memaksimalkan potensi warga Nahdliyyin. "Selain kegiatan rutin warga NU, di antaranya ada program Ruwahan, Lailatul Ijtima, dan lainnya," ujar Ust. Bukhori.
Selain itu, tentu masih banyak program potensial lainnya yang diagendakan pengurus untuk menyiarkan Islam Ahlussunah Wal Jamaah di masyarakat.
Rais Syuriah PRNU RJB, Ust. M. Anwar dalam paparannya menyampaikan agar seluruh unsur pengurus berjalan bersama-sama membesarkan Islam dan NU.
Baca Juga: Muslimat NU Hijaukan Stadion Utama Gelora Bung Karno
"Jangan takut untuk berkhidmat, Allah Maha Penolong. Kita di lingkup terbawah merupakan tulang punggung NU di level paling bawah. Maka bersemangatlah, yakin Allah Maha Penolong," ujar Ust. M. Anwar.

Ditambahkannya pula, agar pengurus yakin dan percaya untuk menolong agama Allah, menolong agama yang dibawah Rasulullah. "Mereka yang menolong agama Allah dan menolong agama yang dibawa Rasulullah, maka akan senantiasa memberikan Rahmat dan maghfirah-Nya," ungkapnya.
Lanjut halaman berikutnya…..
Mengutip pernyataan Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari, "Siapa yang mengurus NU maka aku akui dia adalah santriku. dan menjadi santriku, saya doakan Husnul khatimah." "Semoga semua yang kita lakukan menjadi wasilah untuk kebaikan umat," lanjut Ust. M. Anwar.
Sementara itu, Gus Fahmi, wakil rais Syuriah, menambahkan, agar seluruh pengurus dan warga, baik yang ada di struktural maupun kultural, untuk bergerak bersama. "Semua punya peran sama untuk membesarkan dan memaksimalkan potensi warga Nahdliyyin," ujarnya.

Ustadz Yoni, A'wan PRNU, juga memberikan semangat perjuangan bagi pengurus dan warga Nahdliyyin. Ia mengajak untuk semua tingkatan bersama-sama bertumbuh.
"Ranting itu memang kecil, tapi dari ranting itulah yang menjadikan dahan, kemudian menghasilkan daun, lalu menumbuhkan buah. Maka ranting yang kecil, tapi punya manfaat besar. Oleh karena itu, walaupun di tingkat ranting, tetapi perjuangan itu akan makin terasa besar karena bersentuhan langsung dengan warga dan umat," ujarnya.

Musyawarah ranting yang berlangsung sejak pukul 21.00 ini berakhir sekitar pukul 00.00. Setelahnya diakhiri dengan makan dan foto bersama. (sajada.id/)
Baca Juga:
Mamah Dedeh Jadi Penceramah di Acara Muslimat NU dan Rumah Berkah





