News
Beranda » Berita » BCA Syariah Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah melalui Kolaborasi Strategis di ISEF 2026

BCA Syariah Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah melalui Kolaborasi Strategis di ISEF 2026

JAKARTA — Penguatan likuiditas perbankan syariah, pengembangan wakaf produktif, dan pembiayaan infrastruktur air bersih menjadi bagian dari upaya PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) memperluas kontribusi terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, BCA Syariah menjalin kerja sama transaksi Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SIPA) dengan empat bank, meresmikan kerja sama Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) bersama Wakaf Warrior, serta merealisasikan pembiayaan sistem air bersih siap minum di Lhokseumawe.

Direktur BCA Syariah, Pranata, mengatakan rangkaian kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem perbankan syariah di Indonesia sekaligus mengoptimalkan peran perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Saat Orang Kecil Menasihati Guru Besar

“Kami melihat rangkaian kerja sama ini merupakan sinergi yang penting untuk memperkuat ekosistem perbankan syariah di Indonesia. Melalui kerja sama SIPA, BCA Syariah turut mendukung pengembangan mekanisme likuiditas antarbank yang dapat membuat fungsi intermediasi bank berjalan semakin optimal,” ujar Pranata dalam siaran persnya kepada redaksi sajada.id, Ahad (17/10/2026)

Melalui kerja sama SIPA, BCA Syariah memperkuat kolaborasi antarbank syariah dalam mendukung pengelolaan likuiditas. Mekanisme ini memungkinkan perbankan syariah saling mendukung kebutuhan likuiditas sehingga dapat menjalankan fungsi intermediasi secara optimal, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Dalam kerja sama tersebut, BCA Syariah menandatangani kesepakatan dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT OCBC Syariah, PT Bank CIMB Niaga Tbk Unit Usaha Syariah (UUS), dan PT BPD NTB Syariah.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan likuiditas masing-masing bank sekaligus mendukung pertumbuhan industri perbankan syariah. Ke depan, BCA Syariah akan terus mengembangkan kemitraan strategis untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi industri dan masyarakat.

PCNU Depok Gandeng Kodim 0508, Perkuat Sinergi Sukseskan Hari Santri 2026

Optimalisasi Wakaf Uang

Selain memperkuat kolaborasi antarbank, BCA Syariah juga mendorong optimalisasi wakaf uang melalui kerja sama Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) dengan Wakaf Warrior sebagai nazhir atau pengelola wakaf. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan pemanfaatan wakaf secara produktif, termasuk mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

CWLD merupakan instrumen keuangan syariah yang mengintegrasikan pengelolaan wakaf uang dengan produk simpanan perbankan syariah. Melalui instrumen ini, dana wakaf ditempatkan pada produk perbankan syariah, sedangkan hasil pengelolaannya dimanfaatkan untuk mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan peruntukan wakaf.

Pranata mengatakan, kerja sama dengan Wakaf Warrior menjadi salah satu langkah BCA Syariah dalam mengembangkan wakaf produktif sekaligus mendukung program Kota Wakaf oleh Kementerian Agama dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Hadis Arbain Nawawi ke-40: Jangan Terlena Dunia, Bekali Diri Sebelum Mati

“Kerja sama dengan Wakaf Warrior menjadi salah satu langkah BCA Syariah dalam mewujudkan pengembangan wakaf produktif, sekaligus mendukung program Kota Wakaf oleh Kementerian Agama dan Badan Wakaf Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini akan menjadi penghubung bagi layanan perbankan syariah dengan kebutuhan sosial masyarakat, sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas,” imbuhnya.

Di luar kerja sama tersebut, BCA Syariah juga merealisasikan pembiayaan kepada PT Toya Perdana Lhokseumawe untuk mendukung pembangunan sistem air bersih siap minum dari keran. Infrastruktur ini ditujukan untuk menjangkau ribuan rumah tangga di Lhokseumawe.

Pembiayaan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi BCA Syariah terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keenam (SDG 6), yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan.

Melalui pembiayaan syariah yang produktif dan bertanggung jawab, BCA Syariah berupaya memperluas peran perbankan syariah dalam mendukung pembangunan nasional. Rangkaian inisiatif di ISEF 2026 tersebut mencerminkan upaya menghubungkan penguatan industri keuangan syariah dengan pemberdayaan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

JATMAN Tetapkan 13 Oktober sebagai Hari Lahir, Berlandaskan Dokumen Muktamar Pertama

(Syahruddin/sajada.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *