News
Beranda » Berita » Netizen Nyinyiri Depok Raih Penghargaan dari Kemenhub

Netizen Nyinyiri Depok Raih Penghargaan dari Kemenhub

Kemacetan Horor di Depok, tepatnya di perempatan DTC. (Dok. Republika)
Kemacetan Horor di Depok, tepatnya di perempatan DTC. (Dok. Republika)

Netizen Nyinyiri Depok Raih Penghargaan dari Kemenhub 

DEPOK–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menerima anugerah atau penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas konsistensinya dalam penataan transportasi yang berfokus pada peningkatan keselamatan, kenyamanan dan kelancaran lalu lintas.

Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) setelah melalui penilaian ketat terhadap beberapa indikator.

Namun demikian, penghargaan yang harusnya diterima warga Depok sebagai kebanggaan, malah sebaliknya dinyinyiri alias dianggap tidak masuk akal. Penghargaan itu justru dipertanyakan warga.

Band PWI Kota Depok Siap Semarakkan Lebaran Depok 2026

"Itu penghargaan untuk Depok sebelah mana ya," kata Agung, seorang warga di Pancoran Mas, Selasa.

Senada dengan Agung, warga lainnya melalui media sosial mempertanyakan anugerah atau penghargaan tersebut. "Ternyata gampang ya untuk meraih penghargaan, bisa beli…," tulis akun @tiaraintanpl melalui Instagram depok24 jam.

"Noh angkot 102 pada bekarat semua," kecam akun @adityawahyu_k

Bahkan ada pula yang menyamakan penghargaan itu dengan istilah julukan kota di sejumlah daerah.

Petani Sawit Harus Mulai Masuk ke Level Industri

"Jakarta: Kota Metropolitan, Bogor: Kota Hujan, Bandung: Kota Kembang,, Pekalongan: Kota Batik, Yogyakarta: Kota Pelajar, Surabaya: Kota Pahlawan, Depok : KOTA HALUSINASI," tulis akun dickakurniadi.

Betapa mudahnya beli penghargaan2 kaya gini," ujar akun @tiaraintanpl

Netizen seolah tak percaya kota tsniat tinggal mereka meraih penghargaan dari Kemenhub tersebut. Pasalnya, pemandangan kemacetan tampak di Margonda, Sawangan, dan lainnya.

Didukung Bogasari, TEFA Kuliner SMKN 3 Sukabumi Produksi 3.124 Toples Kue Kering

"Coba dah kena macet tanjakan yapan, cobain dah suu," tulis @dimasilhamy

"nih yang ngasih penghargaan ga pernah lewatin Margonda, sawangan kah atau gimana nih," ujar akun @syaathiraziiz.

"hah? gimana gimana? trs yg biasa macet tuh apaan," kata akun @igjhyan.

"dih dih, jangan ya dek yaa jangan main main penghargaan mulu," ujar akun @vrwlndrr.

Lolos SNBP 2026? Ini Langkah Penting agar Status Kelulusan Tidak Gugur

Nah, bagaimana menurut kalian? Tulis komentar dari saran kalian ya…