Agama
Beranda » Berita » IBF 2022 Digelar dengan Prokes Ketat

IBF 2022 Digelar dengan Prokes Ketat

JAKARTA – Pelaksanaan Islamic Book Fair (IBF) 2022, pada 3-7 Agustus 2022 akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Panitia IBF 2022 sudah menyiapkan sejumlah rencana antisipasi agar pameran buku Islam terbesar se-Indonesia ini dapat berlangsung aman dan nyaman.

Ketua Bidang Promosi IBF 2022, Tatang Sundesya, menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 terkait pelaksanaan pameran ini.

Panitia sudah mempresentasikan model pelaksanaan pameran yang sangat mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan tersebut di hadapan perwakilan 14 instansi Pemerintah terkait.

Peringati Hari Santri Nasional 2026, PCNU Kota Depok Gelar Semaan Al-Qur’an dan Istighotsah

“Alhamdulillah IBF 2022 sudah mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19 dan dinyatakan dapat dilaksanakan sesuai jadwal asalkan dengan tetap memperhatikan prokes yang ditetapkan,” kata tatang di Jakarta.

Tatang menambahkan panitia IBF 2022 akan mematuhi semua ketentuan yang disampaikan Satgas Covid-19. Pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar semua pihak yang terlibat dalam pameran ini tetap merasa aman dan nyaman tanpa harus khawatir dengan penyebaran dan penularan Covid-19.

“Kami akan selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak agar IBF 2022 ini dapat berlangsung dengan baik. Kami menyadari bahwa melaksanakan pameran dalam kondisi pandemi seperti ini membutuhkan penyesuaian. Karena itu panitia tidak sungkan bekerjasama dengan berbagai pihak agar IBF dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ditetapkan,” kata Tatang.

Panitia IBF 2022 mengimbau para pengunjung agar mematuhi aturan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Pengunjung wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan mengecek suhu tubuh sebelum memasuki arena pameran.

JATMAN Tetapkan 13 Oktober sebagai Hari Lahir, Berlandaskan Dokumen Muktamar Pertama

(Syahruddin/sajada.id)

 

Kemenag Depok Siapkan Acara Hari Santri 2026, Libatkan 144 Pesantren dan 5.000 Santri