Al Quran
Beranda » Berita » Perangi Buta Aksara Al-Qur’an, TP PKK Depok Gandeng Mahasiswa UID

Perangi Buta Aksara Al-Qur’an, TP PKK Depok Gandeng Mahasiswa UID

Ketua TP PKK Kota Depok, Siti Barkah Hasanah (Cing Ikah) bersama Mahasiswa KKN Universitas Islam Depok, Senin (02/02/26). (Foto: Dok. Humas DisKominfo)

SAJADA.ID, DEPOK — Persoalan buta aksara Al-Qur’an masih menjadi tantangan serius di tengah masyarakat, terutama di kalangan anak-anak usia sekolah. Padahal, kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter, akhlak, dan spiritual generasi Muslim sejak dini.

Menjawab tantangan itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah, menggandeng mahasiswa Universitas Islam Depok (UID). Tujuannya untuk menyukseskan program pemerintah dalam pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di RW 04, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas.

Hal itu disampaikan Siti Barkah Hasanah saat menghadiri peresmian Posyandu Anggrek RW 04 Mampang. Dalam kesempatan tersebut, perempuan yang akrab disapa Cing Ikah itu bertemu dengan mahasiswa UID Jurusan Pendidikan Agama Islam yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut.

Tarhib Ramadan, Kauny Dorong Budaya Menghafal Al-Qur’an Sepanjang Tahun

“Saya mengajak adik-adik mahasiswa untuk berperan aktif membantu menyelesaikan persoalan buta huruf Al-Qur’an melalui berbagai inovasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya di RW 04 Mampang,” ujar Cing Ikah.

Dorong Kemampuan Membaca Al-Quran

Ia menjelaskan, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an menjadi salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok. Berdasarkan data Pemerintah Kota Depok, dari sekitar 32 ribu lulusan SD Negeri, baru sekitar 30 persen yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik.

“Kondisi ini tentu menjadi perhatian bersama, karena berkaitan langsung dengan pembentukan karakter dan masa depan generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Cing Ikah pun mengapresiasi keterlibatan mahasiswa UID yang turun langsung ke tengah masyarakat. Ia berharap, kegiatan KKN tersebut dapat memberi manfaat nyata sekaligus mendorong peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan warga Kelurahan Mampang.

Perkuat Karakter Mahasiswa, UIN Raden Fatah Palembang Jadikan Ma’had Aly Sebagai Pilar Strategis

“Terus semangat mengabdi. Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa membawa dampak positif dan perubahan yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi ajakan tersebut, Ketua Kelompok KKN Abi Hinayah, Ridwan Ilyanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an sejak awal pelaksanaan KKN pada Januari lalu.

“Setiap sore dan malam, kami mendampingi anak-anak di RW 04 Mampang belajar mengaji di Tempat Pendidikan Al-Qur’an. Alhamdulillah, apa yang disampaikan Cing Ikah sejalan dengan program yang sudah kami jalankan,” ungkap Ridwan.

Kemenag-Australia Buka Beasiswa S2 Double Degree, Kuliah di UIN dan Canberra

Selain kegiatan keagamaan, mahasiswa KKN Universitas Islam Depok juga melaksanakan berbagai agenda sosial selama satu bulan pengabdian, seperti kerja bakti lingkungan, sosialisasi pencegahan kekerasan, serta lomba-lomba edukatif untuk anak-anak.

“Kami sangat bersyukur bisa membersamai warga. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi kami untuk pengabdian di masa depan,” tandasnya.

(SFR/sajada.id)

Al-Hasan dan Al-Husayn Talaqqi Al-Qur’an kepada Abu Abdirrahman As-Sulami

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *