Fiqih
Beranda » Berita » Inilah Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Inilah Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Inilah Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

sajada.id/ — Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi kita semua, dan sangat bertepatan dengan momentum saat ini adalah menunaikan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah.

Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan dua puasa sunnah yang dilakukan pada bulan Dzulhijah saat ini. Dua puasa ini sangat dianjurkan dalam Islam, karena Rasulullah selalu melakukannya dan memiliki faedah sangat besar, yaitu diampuninya dosa-dosa oleh Allah.

Dalam salah satu haditsnya, Rasulullah bersabda:

Walimatul Ursy atau Minta Sumbangan?

صَوْمُ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ كَفَّارَةُ سَنَةٍ وَصَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ كَفَّارَةُ سَنَتَيْنِ

Artinya: “Puasa hari Tarwiyah bisa menghapus dosa setahun. Sedangkan puasa hari Arafah bisa menghapus dosa dua tahun.” (HR Ibnu Abbas dan Ibnun Najjar dalam Jam’ul Jawami’).

Merujuk penjelasan Syekh Abdurrauf al-Munawi dalam kitab Faidul Qadir Syarh Jami’is Shagir, puasa sunnah pada hari Tarwiyah bisa menghapus dosa selama setahun. Sedangkan puasa Arafah bisa menghapus dosa selama dua tahun. yang dimaksud bisa menghapus dosa selama dua tahun adalah setahun yang berlalu dan setahun yang akan datang.

Pendapat tersebut berlandaskan dalam salah satu riwayat, Rasulullah saw bersabda:

Anak Lahir di Luar Nikah, Siapa Walinya?

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijah) bisa menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim dalam Shahih Muslim).

Maka sangat disayangkan bila kesempatan besar ini tidak dimaksimalkan untuk meraih ampunan Allah SWT. (sajada.id/)

Kemenag Ingatkan Risiko Besar Nikah Tak Tercatat, Perempuan dan Anak Paling Rentan