Al Quran
Beranda » Berita » Inilah Diantara Keutamaan Al-Quran dan Orang yang Membacanya

Inilah Diantara Keutamaan Al-Quran dan Orang yang Membacanya

Inilah Diantara Keutamaan Al-Qur’an dan Orang yang Membacanya

Oleh Syahruddin El Fikri

Al-Qur’an berisi petunjuk hidup bagi umat manusia. Sebab, banyak keutamaan dan keagungan yang terdapat dalam Al-Qur’an, termasuk bagi orang yang membaca dan mengamalkannya.

Tarhib Ramadan, Kauny Dorong Budaya Menghafal Al-Qur’an Sepanjang Tahun

وَيَوْمَ نَبْعَثُ فِى كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا عَلَيْهِم مِّنْ أَنفُسِهِمْ ۖ وَجِئْنَا بِكَ شَهِيدًا عَلَىٰ هَٰٓؤُلَآءِ ۚ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ تِبْيَٰنًا لِّكُلِّ شَىْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ

“Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS An-Nahl [16]: 89).

“Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS Al-Ma’idah [5]: 15-16).

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى ٱلصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Al-Hasan dan Al-Husayn Talaqqi Al-Qur’an kepada Abu Abdirrahman As-Sulami

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS Yunus [10]: 57).

اقْرَؤُوا القُرْآنَ فإنَّه يَأْتي يَومَ القِيامَةِ شَفِيعًا لأَصْحابِهِ

“Iqra-uul-Qur’ana fa innahu ya-ti yaumal-qiyamati syafi’an li-ash-habihi.”

Tujuh Keutamaan Membaca Al-Qur’an

“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.” (HR Muslim dari Abu Umamah).

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang membaca Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR Bukhari dari Usman bin Affan RA).

Rasulullah bersabda:

Peristiwa Besar dan Keistimewaan Bulan Ramadhan

من قرأ حرفًا من كتابِ اللهِ فله به حسنةٌ والحسنةُ بعشرِ أمثالِها، لا أقولُ ألم حرفٌ، ولكن ألفٌ حرفٌ، ولامٌ حرفٌ، وميمٌ حرفٌ

“Man qara-a harfan min kitabillahi fa lahu bihi hasanatun wal-hasanatu bi-asyri amtsaliha, laa aqwaalu almu harfun, wa lakin alifun harfun, wa lamun harfun, wa mimun harfun.”

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka baginya satu kebaikan dengan membaca tersebut. Satu kebaikan dilipatgandakan menjadi 10 kebaikan di setiap satu huruf: akan tetapi Alif satu huruf, lam satu. Aku tidak mengatakan bahwa (yang dimaksud huruf) berarti Mim (dimaknai) satu huruf.” (HR Tirmidzi, katanya hadis ini hasan sahih, dari Ibnu Mas’ud RA).

Utrujah: Perbedaan Mukmin dan Munafik Membaca Al-Quran

“Dari Aisyah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir adalah bersama malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan tergagap dan susah membacanya, baginya dua pahala.” (Muttafaqun Alaih).

Dua pahala yang dimaksud adalah pahala atas dirinya karena telah membaca Al-Qur’an, dan pahala atas upayanya untuk membaca Al-Qur’an, kendati dengan susah payah. Dari kesusahannya dalam membaca Al-Qur’an ini pula, Allah memberikan padanya pahala.

…..Lanjut……

Jangan Salah Berhenti Saat Membaca Al-Qur’an, Perhatikan Tandanya

Artikel Terkait:

Israel tak Bisa Masuk Palestina

Malaikat Berlomba Mencatat Amal Orang Ini

Jangan Asal Berhenti Saat Membaca Al-Quran, Perhatikan Tandanya


“Tidak boleh hasud, kecuali dalam dua perkara; yakni orang yang dikaruniai Allah Al-Qur’an lalu diamalkannya pada waktu malam dan siang, dan orang yang dikaruniai Allah harta lalu diinfakkannya pada waktu malam dan siang.” (Muttafaqun Alaih).

Besarnya kemuliaan dan keutamaan dalam membaca Al-Qur’an, tentunya akan bertambah lagi bila dibaca dan diamalkan sepanjang Ramadhan. Nabi Muhammad SAW bersabda; bahwa seluruh amal ibadah umat Islam di sepanjang Ramadhan akan senantiasa dilipatgandakan pahalanya, bahkan ibadah sunnah bernilai wajib di sisi Allah.

Inilah keberkahan Ramadhan. Segala sesuatu akan bernilai ibadah di sisi Allah. Tak salah bila, Ramadhan disebut dengan bulan superberkah bagi umat Islam.

(Rumah Berkah)