sajada.id, DEPOK–Hujan rintik-rintik pada Ahad (23/02/2025) siang masih turun membasahi bumi pemukiman Kav. Pelita Air Service di Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok. Sejumlah peserta tarhib Ramadhan sedang was-was menanti pelaksanaan acara dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang digelar pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nururrahman.
Bahkan hingga ashar, rintik-rintik belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Ketua Panitia Ramadhan Masjid Nururahman, Jamaluddin Matdoan tampak gelisah melihat situasi. Ia mencari-cari penanggung jawab (PIC) tarhib ramadhan, Ust. Dwi Doto dan Ust. Suprihanto. Dirinya ingin memastikan, apakah pawai akan tetap dilanjutkan atau dibatalkan atau bahkan ditunda.
Grup whatsapp panitia Ramadhan tak berhenti berbunyi. Silih berganti pesan masuk. Ada yang mengusulkan ditunda pekan depan. Tapi ada pula yang menyarankan tetap lanjut.
“Hujan tambah asyik,” kata imam masjid, Ust. Mustain. “Ibu-ibu sudah nyiapin bekal untuk acara tarhib,” kata Sujatmiko, ketua RT 03.

Pun panitia lainnya silih berganti memberi masukan. Akhirnya, tanpa keraguan, setelah berkonsultasi dengan sejumlah panitia, akhirnya penanggung jawab kegiatan Ramadhan, memutuskan agar pawai tarhib Ramadhan tetap dilanjutkan.
Speaker masjid pun dibunyikan. Ust. Suprihanto bergegas memberikan informasi sekaligus pengumuman kepada warga muslim Pelita Air Service bahwa kegiatan pawai tarhib Ramadhan akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yakni pukul 16.30 WIB.
“Bapak-bapak, ibu-ibu, serta anak-anak warga Muslim Kav. Pelita Air Service, diinformasikan bahwa kegiatan Tarhib Ramadhan tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Untuk itu, kami mengimbau kepada semua peserta untuk segera mempersiapkan diri, ” ujarnya.

Tak berselang lama, kurang dari lima menit usai pengumuman itu, seratusan peserta dari lima RT berduyun mendatangi Masjid Nururrahman. Dewasa, remaja, bahkan anak-anak ikut serta dalam pawai menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tersebut.
Rute yang ditempuh adalah mengelilingi Perumahan Kav. Pelita Air Service. Jarak tempuh sekitar 2,5 kilometer. Namun, saat persiapan dilaksanakan dan para peserta berbaris sesuai RT-nya masing-masing, hujan belum berhenti. Bahkan tampak bertambah deras dari sebelumnya.

Namun demikian, itu semua tak mengurangi antusias peserta yang sudah berpakaian rapi dan modis untuk berpawai ria. Ada yang menggunakan seragam putih hijau, ada seragam hitam, ada seragam putih hitam, bahkan ada seragam ijo lumut. Semuanya tampak semangat.
Seusai melantunkan doa oleh Ust. Mudzakir, pelaksanaan pawai Tarhib Ramadhan Masjid Nururrahman tahun 2025 pun dimulai.
Sambil pawai, para peserta menyanyikan sholawat dan lagu-lagu nasyid. Musik religi mengalun merdu dari speaker yang dibawa peserta. Berkeliling perumahan berjumpa dengan warga lain, para peserta tersenyum gembira melakukan pawai tarhib Ramadhan ini. Sesekali para peserta menyapa warga yang melihat mereka. Tak lupa mengucapkan, “Marhaban ya Ramadhan.”

Dan pada pukul 17.30 menit, peserta kembali berkumpul. Pembawa acara akhirnya menyampaikan akan ada hadiah dari panitia untuk kelompok peserta pawai tarhib Ramadhan yang terbaik, inovatif, dan kreatif.
Akhirnya, setelah dilakukan penjurian, pemenang kelima diraih peserta dari RT 01, pemenang keempat dari RT 03, pemenang ketiga dari RT 04, pemenang kedua RT 05, dan pemenang pertama diraih peserta dari RT 02.
“Hadiah akan diserahkan pada bulan Ramadhan, bersamaan dengan kegiatan lainnya,” ujar Jamaluddin Matdoan, ketua Panitia Ramadhan Masjid Nururrahman.
(Syahruddinsajada.id/)





