
GMCC Batch 3: UNY Dukung Mahasiswa Tingkatkan Publikasi Internasional
sajada.id/, YOGYAKARTA–Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas akademik mahasiswa pascasarjana. Melalui program Graduated Manuscript Coaching Clinic (GMCC) Batch 3, UNY menghadirkan pendampingan intensif bagi mahasiswa S2 dan S3 untuk mengasah kemampuan penulisan ilmiah serta mendorong publikasi pada jurnal internasional bereputasi.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari Kamis-Jum’at (28-29/8) di Ballroom 1 Hotel UNY ini diikuti oleh 50 mahasiswa yang lolos dalam seleksi manuscript artikel.
Panitia dalam sambutannya menyampaikan, “Melalui coaching clinic ini, kami ingin mendampingi mahasiswa agar lebih siap menembus publikasi internasional. Tidak hanya sekadar menulis, tetapi juga memahami standar, etika, dan strategi publikasi,” demikian ungkap panitia penyelenggara GMCC.
Mengawali materi tentang penulisan jurnal, Prof. Dr. Eng. Ir. Didik Nurhadiyanto, M.T., IPU, ASEAN Eng. menekankan bahwa publikasi jurnal bereputasi menjadi tuntutan penting karena menjadi syarat kelulusan dan pengambilan ijazah bagi mahasiswa program magister dan doktor.
Lima poin penting yang diingatkan dan harus ada pada bagian Introduction, pertama, masalah yang diteliti dan latar belakangnya (what and so what); status keilmuan topik penelitian saat ini (present knowledge); ruang lingkup penelitian (scope of the study); kesenjangan ilmu (knowledge gap) yang akan diisi oleh temuan baru (novelty) pada naskah ilmiah; dan pentingnya hasil penelitian (significance of the research findings).
Melanjutkan materi berikutnya, Prof. Dr. Antuni Wiyarsi S.Pd.Si., M.Sc memaparkan materi tentang Writing with Impact: Boosting Productivity and Aiming for High-Quality Journals.
Prof. Antuni mengingatkan para penulis jurnal untuk hati-hati dalam publikasi jurnal mengingat banyaknya jurnal-jurnal predator juga jurnal-jurnal yang terindikasi discontinue.
Setidaknya Prof Antuni menjelaskan ada tujuan trik mengidentifikasi jurnal yang yang bereputasi, pertama, indexing status, artinya jurnal tersebut termasuk dalam Scopus & Web of Science pada level tinggi; kedua, peer review process, memiliki kebijakan peer review yang jelas dan transparan, yang menjelaskan kriteria, prosedur, serta batas waktu untuk meninjau naskah;
Ketiga, customer responsiveness, memiliki situs web yang ramah pengguna untuk berkomunikasi dengan para pemangku kepentingan, menyediakan informasi yang jelas dan akurat tentang tujuan, ruang lingkup, kebijakan, biaya, serta pedoman pengiriman naskah; keempat, editor qualifications and diversity, editor atau reviewer di jurnal tersebut memiliki kepakaran di bidang tersebut;
Kelima, publication regulations, memiliki sejarah publikasi yang baik, teratur, wajar dalam jumlah artikel, dan memiliki keragaman penulis; keenam, publication fee, biaya publikasi wajar dan transparan serta mencerminkan nilai dan layanan yang diberikan; ketujuh, article quality, artikel yang dipublikasikan konsisten dalam ruang lingkup dan gaya penulisan, tidak ada kesalahan format maupun ejaan, serta menggunakan bahasa Inggris yang baik.
Yang juga tak kalah penting, Prof. Antuni membagikan tips untuk menjaga produktivitas dalam menulis. Penulis dianjurkan membiasakan membaca setiap hari, membuat jadwal rutin, menetapkan target kecil, menulis konsisten, dan menjaga kualitas. Selain itu, penting memprioritaskan proyek, menulis dulu baru mengedit, membangun jejaring positif, memiliki mentor atau role model, serta tetap idealis dan termotivasi.
Penulis dan reviewer jurnal internasional yang juga hadir dan membagikan ilmu dan pengalamannya adalah Dr. Andian Ari Anggraeni S.T., M.Sc. Dr. Andian membagikan trik cara menuliskan bagian result and discussion. Hal penting yang harus diperhatikan adalah mempelajari writing style jurnal bidikan sebelum menulis. Penulis harus memperhatikan apakah gaya penulisan ringkas, penggunaan prolog, serta kewajiban menyebut tabel atau gambar yang dibahas.
Dalam pemaparan hasil, kalimat sebaiknya tidak repetitif dengan tabel atau grafik, dan penyajian analisis statistik harus akurat, termasuk penggunaan istilah lebih tinggi/rendah sesuai dengan analisis statistik.Materi terakhir adalah Writing to Editor: Cover Letter and Journal Correspondency yang disampaikan Muslikhin, M.Pd., Ph.D. Beliau menjelaskan bagaimana merespon catatan atau masukan dari reviewer dengan baik.
Pelatihan ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif melalui praktik pendampingan secara langsung oleh dosen yang sudah malang melintang dalam publikasi jurnal bereputasi. Peserta memperoleh bimbingan intensif mulai dari penyusunan naskah sesuai gaya penulisan jurnal sasaran, penyesuaian substansi berdasarkan umpan balik, hingga proses pengajuan (submission) ke jurnal bereputasi.
(Ummu Ahya Giyanti, Staf Pengajar STID Mohammad Natsir Kampus Putri/Mahasiswa S3 PEP UNY)





