SAJADA.ID, JAKARTA — Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Gramedia meluncurkan program Sedekah Al-Qur’an dengan menyalurkan 30.000 mushaf untuk wilayah Sumatera dan berbagai daerah di Nusantara. Program ini difokuskan pada daerah terdampak banjir, termasuk Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera.
Banjir besar yang melanda kawasan tersebut menyebabkan kerusakan signifikan, termasuk rumah ibadah. Data BNPB per 24 Februari 2026 mencatat 301.012 rumah rusak, 215 fasilitas kesehatan rusak, 4.852 fasilitas pendidikan rusak, dan 813 rumah ibadah terdampak.
Kerusakan masjid dan musala berdampak langsung pada sarana ibadah, termasuk mushaf Al-Qur’an. Di tengah bulan Ramadhan, kebutuhan Al-Qur’an menjadi sangat mendesak karena menjadi pusat aktivitas ibadah umat Islam.
Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa, Etika Setiawanti, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi tersebut.
“Terima kasih atas kolaborasi bersama Gramedia. Ini menjadi langkah awal menyebarkan kebaikan ke wilayah bencana seperti Sumatera dan Aceh,” ujarnya.
Dia menambahkan, kebutuhan Al-Qur’an di wilayah pedalaman, terpencil, dan daerah pemulihan bencana sangat penting untuk meningkatkan kualitas ibadah masyarakat.
Program ini menargetkan 30.000 penerima manfaat, mulai dari masjid, musala, pesantren hingga komunitas belajar Al-Qur’an. Penyaluran dilakukan secara bertahap agar tepat sasaran, terutama di wilayah terdampak bencana.
Public Relations Manager Gramedia, Rezza Patria Wibowo, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial.
“Melalui Sedekah Al-Qur’an ini, kami ingin mendukung pemulihan sarana ibadah masyarakat terdampak. Kami juga berterima kasih kepada pelanggan yang telah mempercayakan wakaf Al-Qur’annya melalui Gramedia,” katanya.
Literasi Al-Qur’an
Dia menambahkan, kepercayaan masyarakat menjadi energi kebaikan yang menjangkau lebih luas ke seluruh Nusantara.
Penyebaran 30.000 mushaf Al-Qur’an ini diharapkan mampu membangkitkan semangat ibadah para penyintas bencana, terutama di bulan Ramadhan.
Selain menjadi sarana ibadah, kehadiran mushaf baru juga diharapkan mendorong tumbuhnya semangat tahfiz dan literasi Qur’ani di kalangan generasi muda.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi lembaga filantropi dan dunia usaha dapat menghadirkan solusi nyata.
Penyebaran Al-Qur’an diharapkan menjadi cahaya pemulihan spiritual bagi masyarakat Sumatera dan Nusantara.
(Syahruddin/sajada.id)



Komentar