Fiqih
Beranda » Berita » Begini Tata Cara Mandi Besar dan Niatnya

Begini Tata Cara Mandi Besar dan Niatnya

Pahami tata cara mandi besar (wajib)

Oleh Syahruddin El-Fikri

Sahabat Rumah Berkah yang dirahmati Allah.

Pada artikel sebelumnya, kami sudah membahas tentang beberapa hal yang menyebabkjan seorang  Muslim mandi besar. Pada artikel ini, kami akan mengetengahkan tata cara dan doa mandi besar.

Walimatul Ursy atau Minta Sumbangan?

Ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum melakukan mandi besar. Berikut ini bagian tata caranya;

1. Membaca niat mandi wajib.

Laki-laki dan perempuan yang ‘harus’ mandi besar, disunnahkan membaca doa atau niat. Adapun niat mandi wajib adalah sebagai berikut:

“Nawaitul ghusla li raf’il hadatsil akbari fardhan lillaahi ta’aalaa”

Anak Lahir di Luar Nikah, Siapa Walinya?

“Aku Niat Mandi besar untuk mengangkat (menghilangkan) hadats besar, fardhu karena Allah Ta’ala).”

Bacalah niat ini sebelum masuk kamar mandi. Membaca atau menyebut nama Allah di kamar mandi hukumnya makruh. Karena itu, di sunnah membacanya sewaktu berada di luar kamar mandi.

2. Basuh tangan kanan dan kiri sebanyak 3 kali.

Kemenag Ingatkan Risiko Besar Nikah Tak Tercatat, Perempuan dan Anak Paling Rentan

Basuhlah tangan kanan dan kiri secara bergantian, sambil meratakan air ke sela-sela jari. Supaya air yang akan mengalir saat mandi mencapai semuanya.

3. Bersihkan dubur, kemaluan, dan bagian lain yang dianggap kotor seperti ketiak, pusar, dan sela jari kaki menggunakan tangan kiri.

Bersihkan kemaluan dan kotoran dari anggota badan yang akan dicuci (terkena air).

4. Cuci kedua tangan untuk menghilangkan kotoran.

Anak Tanpa Nasab Ayah, Siapa Wali Nikahnya?

Lakukan Kembali pencucian tangan untuk memastikan bahwa tidak ada kotoran yang melekat.

5. Ambil wudhu yang sempurna (seperti wudhu untuk shalat).

Berwudhulah seperti biasa secara sempurna.

Tarawih: 8 atau 20 Rakaat?

6. Basuh rambut dan kepala dari pangkal sampai ke ujung.

Tujuan membasahi rambut dan juga bagian kaki, dimaksudkan agar kepala dan kaki merasakan air sehingga tidak kaget ketika terkena air. Kenapa demikian? Banyak orang yang masuk kamar mandi kemudian mandi dengan menyiramkan air ke kepalanya secara langsung, hingga menyebabkan terjatuh. Hal ini disebabkan, kepala belum merasakan sentuhan air atau semacam sentuhan biasa.

7. Basahi anggota bagian kanan sebanyak tiga kali, kemudian disusul dengan membasuh bagian kiri sebanyak tiga kali.

Awas Salah Niat Shalat Witir

Hal ini sunnah dilakukan agar mandi wajib menjadi berkah.

8. Guyur kepala sebanyak tiga kali secara menyeluruh.

Setelah membasahi anggota badan, jangan lupa menyiram kepala secara menyeluruh.

9. Pastikan bagian lipatan kulit juga dibersihkan, ketiak, sela jari, pangkal paha bagian dalam, kemaluan (selangkangan), dan semua lekuk badan (lipatan).

Bagian lipatan yang tidak tersentuh air, dapat menyebabkan mandi wajib menjadi tidak sah. Karena itu, pastikan air merata ke seluruh badan, termasuk bagian lipatan atau lekukan badan.

10. Setelah semua selesai, disunnahkan berwudhu kembali seperti biasa.

Demikian sahabat Rumah Berkah, tata cara mandi besar yang wajib diketahui setiap muslim. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam. (syahruddin el fikri/RB).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *