Al Quran
Beranda » Berita » Baca Tiga Ayat Ini Agar Dosa Diampuni Walaupun Salah dalam Beribadah

Baca Tiga Ayat Ini Agar Dosa Diampuni Walaupun Salah dalam Beribadah

Table of Contents

Baca Tiga Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah Agar Diampuni Allah SWT

Sahabat Rumah Berkah yang dirahmati Allah SWT.Tiga ayat berikut adalah surat Al Baqarah dari ayat 284-286. Tiga ayat terakhir ini sangat dianjurkan untuk diamalkan, karena Allah akan memberikan ampunan bagi mereka yang mengamalkannya.

Tiga ayat terakhir ini juga biasa dibaca saat pagi dan petang. Ketiganya juga kerap dibaca dalam acara tahlilan.

Berikut tiga ayat terakhir surat Al Baqarah.

Tarhib Ramadan, Kauny Dorong Budaya Menghafal Al-Qur’an Sepanjang Tahun

لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَإِنْ تُبْدُوا مَا فِي أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (284)

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ (285)

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (286)

Lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wa in tubdụ mā fī anfusikum au tukhfụhu yuḥāsibkum bihillāh, fa yagfiru limay yasyā`u wa yu'ażżibu may yasyā`, wallāhu 'alā kulli syai`ing qadīrāmanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu`minụn, kullun āmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami'nā wa aṭa'nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr
lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil 'alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ 'alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa'fu 'annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn

Artinya: "Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Dan mereka berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali,"

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."

Al-Hasan dan Al-Husayn Talaqqi Al-Qur’an kepada Abu Abdirrahman As-Sulami


Adapun keutamaan dari membaca tiga ayat terakhir surat Al Baqarah tersebut sebagaimana dikutip dari berbagai sumber dijelaskan bahwa;

1. Sebagai gudang yang terletak di bawah Arasy.
Rasulullah SAW memberitahukan bahwa beliau dianugerahi penutup surat Al Baqarah sebagai gudang (penyimpan harta) di bawah 'Arasy (HR Ahmad).

2. Setara dengan Membaca Penuh Surat Al Baqarah
Rasulullah SAW pernah menyebut bahwa membaca ayat terakhir surat Al Baqarah sama nilainya dengan membaca satu surat penuh surat Al Baqarah (HR Bukhari).

Tujuh Keutamaan Membaca Al-Qur’an

3. Setan tidak berani mendekatinya.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa rumah yang tidak dibacakan akhir surat Al Baqarah di dalamnya selama tiga malam, maka setan akan mendekatinya (HR Tirmidzi).

4. Diampuni dosa-dosanya.
Sahabat Rumah Berkah, kita manusia tentu sering berbuat salah. Dalam salah satu ayat dari surat Al Baqarah tersebut bahwa kita memohon kepada Allah agar diampuni dosa-dosa yang dilakukan, walaupun berulang kali kita salah dan lupa.

Demikianlah beberapa keutamaan dari membaca surat Al Baqarah. Semoga bermanfaat.

Syahruddin El Fikri

Utrujah: Perbedaan Mukmin dan Munafik Membaca Al-Quran