Hikmah
Beranda » Berita » Ayat yang Dibaca Rasul SAW Agar tidak Terlihat oleh Orang Kafir

Ayat yang Dibaca Rasul SAW Agar tidak Terlihat oleh Orang Kafir

Jabal Tsur
Jabal Tsur

Ayat yang Dibaca Rasul SAW Agar tidak Terlihat oleh Orang Kafir

Oleh Syahruddin El Fikri

sajada.id/–Sahabat yang dirahmati Allah SWT. Sebagaimana diceritakan dalam kitab Sirah Nabawiyah, salah satunya karya dari Ibnu Hisyam dan Ibnu Ishaq dikisahkan bahwa ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam (SAW) hendak pergi berhijrah ke Madinah, rumah beliau dikepung oleh kaum kafir Quraisy.

Rasullullah SAW meminta sahabat sekaligus menantu beliau yakni Ali bin Abi Thalib Karramallahu Wajhah (KR) untuk menggantikan beliau tidur di kasurnya. Hal itu dilakukan agar kaum kafir Quraisy mengira beliau masih ada di Makkah.

Taubatnya Sang Perampok

Di saat itulah, Rasulullah SAW bersama mertua dan juga sahabat setianya yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu Anhu (Ra) menemaninya pergi berhijrah. Tempat yang dituju bukan Madinah, tetapi beliau mengalihkan jalur ke arah yang berlawanan, yakni menuju Gua Tsur.

Sesaat hendak meninggalkan kediaman beliau itulah, Rasulullah SAW membaca ayat agar Allah SWT nenutupi pandangan kaum kafir Quraisy. Dan benar adanya, ketika beliau beranjak keluar rumah bersama Abu Bakar, kaum kafir Quraisy tidak melihat beliau meninggalkan rumah beliau.

Dan setelah beberapa saat, ketika kaum kafir Quraisy melangkah masuk ke rumah beliau, mereka tidak mendapati Rasulullah SAW di dalamnya. Kaum kafir Quraisy hanya menemukan Ali bin Abi Thalib yang tidur di atas kasur Rasulullah SAW. Mengetahui hal itu, gemparlah kaum kafir Quraisy. Mereka memberitahukan kepada Abu Jahal dan yang lainnya bahwa Rasulullah SAW telah pergi.

Ayat apa yang dibaca Rasul SAW saat akan meninggalkan rumah beliau tersebut? Dalam beberapa riwayat disebutkan, ayat yang dibaca Rasulullah SAW adalah surat Yasin ayat yang ke-9.

Dunia Ladang Akhirat dan Pentingnya Menuntut Ilmu Agama dari Sanad yang Benar


 وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّۭا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّۭا فَأَغْشَيْنَـٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ

Waja'alna min baini aidihim saddan wa min khalfihim saddan, fa aghsyainaahum fahum laa yubshiruun."

Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat." (QS. Yasin [36]: 9)

Setelah membaca ayat itu, beliau melemparkan sejumlah pasir ke arah luar agar mengaburkan pandangan mata orang-orang kafir. Dan akhirnya Rasulullah SAW pun selamat sampai tujuan.
Syahruddin El Fikrisajada.id/

Mbah Moen: Tirakat Paling Mantap Itu Adalah…….