Situs
Beranda » Berita » Inilah 12 Kaum yang Dibinasakan Allah

Inilah 12 Kaum yang Dibinasakan Allah

Laut Mati ditengarai sebagai tempat diazabnya umat Nabi Luth. laut Mati memiliki kadar garam yang sangat tinggi. (pixabay)

Oleh Syahruddin El-Fikri

SAJADA.ID —Al-Quran banyak mengisahkan umat-umat terdahulu yang dibinasakan oleh Allah SWT karena keingkaran mereka terhadap para rasul serta perilaku menyimpang yang melampaui batas. Kisah-kisah ini bukan sekadar catatan sejarah, tetapi peringatan bagi umat manusia agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Berikut adalah dua belas kaum yang disebutkan dalam Al-Quran sebagai kaum yang dibinasakan oleh Allah SWT.

  • Kaum Nabi Nuh

Nabi Nuh berdakwah kepada kaumnya selama 950 tahun. Namun, yang beriman hanya sekitar 80 orang. Kaumnya mendustakan dan memperolok-olok Nabi Nuh. Allah kemudian mendatangkan banjir besar yang menenggelamkan seluruh kaum yang ingkar, termasuk anak dan istri Nabi Nuh yang tidak beriman. (QS Al-‘Ankabut: 14)

Tangani Aduan Jemaah, Kementerian Haji dan Umrah Kedepankan Mediasi dan Musyawarah

  • Kaum Nabi Hud (‘Ad)

Nabi Hud diutus kepada kaum ‘Ad. Mereka mendustakan kenabian Nabi Hud dan bersikap sombong. Allah membinasakan mereka dengan angin yang sangat dahsyat disertai suara menggelegar hingga mereka tertimbun pasir. (QS At-Taubah: 70; Al-Qamar: 18; Fushshilat: 13; An-Najm: 50; Qaf: 13)

  • Kaum Nabi Saleh (Tsamud)

Nabi Saleh diutus kepada kaum Tsamud. Allah memberikan mukjizat berupa unta betina yang keluar dari celah batu. Namun mereka membunuh unta tersebut, sehingga Allah menurunkan azab yang membinasakan mereka. (QS Al-Hijr: 80; Hud: 68; Qaf: 12)

  • Kaum Nabi Luth

Kaum Nabi Luth dikenal dengan perilaku menyimpang, yakni melakukan hubungan sesama jenis. Meski telah diperingatkan, mereka tetap ingkar. Allah membinasakan mereka dengan gempa dahsyat, hujan batu, dan angin kencang hingga negeri mereka hancur. (QS Asy-Syu‘ara: 160; An-Naml: 54; Al-Hijr: 67; Al-Furqan: 38; Qaf: 12)

  • Kaum Nabi Syuaib (Madyan)

Nabi Syuaib diutus kepada kaum Madyan yang gemar berbuat curang dalam timbangan dan takaran. Allah mengazab mereka dengan panas yang sangat menyiksa hingga mereka binasa. (QS At-Taubah: 70; Al-Hijr: 78; Thaha: 40; Al-Hajj: 44) Selain Madyan, Nabi Syuaib juga diutus kepada penduduk Aikah, yang menyembah hutan lebat. Mereka pun dibinasakan karena keingkaran mereka. (QS Al-Hijr: 78; Asy-Syu‘ara: 176; Shad: 13; Qaf: 14)

Sejahterakan Mustahik, BAZNAS Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan 1447 H

  • Firaun

Firaun menindas Bani Israil dan mengaku sebagai tuhan. Allah mengutus Nabi Musa dan Harun untuk memperingatkannya. Namun, Firaun tetap ingkar hingga akhirnya ditenggelamkan di Laut Merah. (QS Al-Baqarah: 50; Yunus: 92)

  • Ashab As-Sabt

Mereka adalah penduduk sebuah kota yang melanggar larangan Allah untuk tidak bekerja pada hari Sabtu. Karena kedurhakaan mereka, Allah mengutuk mereka menjadi kera yang hina. (QS Al-A‘raf: 163)

  • Ashab Ar-Rass

Ashab Ar-Rass adalah suatu kaum yang menyembah patung. Mereka membunuh atau menyingkirkan utusan Allah dengan cara mencampakkannya ke dalam sumur. Karena itu, Allah membinasakan mereka. (QS Al-Furqan: 38; Qaf: 12)

BKM Nururrahman Gelar Peringatan Malam Nisfu Sya’ban

  • Ashab Al-Ukhdud

Mereka menggali parit-parit api untuk membakar orang-orang beriman yang menolak kembali kepada kekafiran. Perbuatan zalim ini membuat mereka mendapat laknat Allah. (QS Al-Buruj: 4–9)

  • Ashab Al-Qaryah

Menurut sebagian ahli tafsir, mereka adalah penduduk Anthakiyah. Mereka mendustakan para rasul yang diutus kepada mereka, sehingga Allah membinasakan mereka dengan suara yang sangat keras. (QS Yasin: 13)

  • Kaum Tubba‘

Tubba‘ adalah gelar raja-raja Himyar. Meskipun rajanya beriman, kaumnya tetap ingkar dan melampaui batas. Allah pun menurunkan azab hingga mereka binasa. (QS Ad-Dukhan: 37)

  • Kaum Saba

Kaum Saba dianugerahi kebun-kebun yang subur dan kehidupan yang makmur. Namun, mereka ingkar kepada Allah. Akhirnya, Allah menghancurkan bendungan Ma’rib dengan banjir besar yang memusnahkan negeri mereka. (QS Saba: 15–19).

Indonesia Asri, Kepemimpinan Ekologis dari Istana hingga Mimbar Agama

Tulisan asli dari artikel ini terdapat dalam buku penulis yang berjudul “Situs-Situs dalam Al-Quran Jilid 2 dan 3.” Artikel serupa juga dapat ditemukan di Republika Online, yang ditulis oleh penulis.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *