
Beginilah Kabar Turunnya Nabi Isa
Oleh Syahruddin El-Fikri
Sahabat Rumah Berkah yang dirahmati Allah SWT.
Nabi Isa Alaihissalam (AS) adalah salah seorang dari lima nabi dan rasul yang diberi gelar 'Ulul Azmi, yakni memiliki sejumlah keistimewaan. Kelima nabi dan rasul yang mendapat gelar itu adalah Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad SAW.
Sejak dilahirkan, Isa sudah memiliki keistimewaan (mukjizat), yakni dengan kemampuannya berbicara sejak dalam buaian (QS Ali Imran [3]:46, Al-Maidah [5]:110, Maryam [19]:29-33), menghidupkan orang mati dengan izin Allah, menciptakan burung dari tanah, menyembuhkan orang buta, sakit sopak (kusta) (lihat QS Ali Imran [3]:49), dan menyuguhkan hidangan dari langit (Al-Maidah [4]:114). Selain itu, Allah SWT juga memberikan padanya sebuah kitab suci, yakni Injil (QS Al-Maidah [5]:46).
Saat muncul rencana jahat dari kaum Bani Israil (Yahudi) yang bermaksud membunuhnya, maka Allah SWT kemudian menyelamatkannya dengan mengangkatnya ke langit. Dan orang yang dibunuh oleh Yahudi itu adalah orang yang diserupakan dengan Isa. Yang dibunuh tersebut adalah pengikut Isa yang telah berkhianat, yakni Yudas Iskariot.
“Dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.” (QS. An-Nisaa' [5]: 157).
Baca Juga: Keutamaan Bershalawat Atas Nabi
Isa diselamatkan oleh Allah dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan di suatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu tentang hal ini. Al Qur'an menjelaskan tentang peristiwa penyelamatan ini.
“Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. An Nisaa' [5]:158).
Tujuan Nabi Isa Diturunkan…..
Turunnya Nabi Isa untuk Menghancurkan Salib
Rasulullah SAW menyatakan, sesungguhnya menjelang hari kiamat nanti, Isa akan turun kembali ke bumi. Istilah ini dalam versi Kristen disebut dengan The Second Coming (kedatangan untuk kedua kali). Dan kedatangannya bukan membenarkan agama Kristen dan Katholik, tapi Isa akan menghancurkan salib-salib yang selama ini menjadi alat sesembahan orang-orang Nasrani (Kristen-Katholik) itu.
Baca Juga: Inilah yang Disinyalir Menjadi Tempat Turunnya Nabi Isa
“Tidak ada seorang nabi pun antara aku dan Isa, dan sesungguhnya ia benar-benar akan turun (dari langit), apabila kamu telah melihatnya, maka ketahuilah; bahwa ia adalah seorang laki-laki berperawakan tubuh sedang, berkulit putih kemerah-merahan. Ia akan turun dengan memakai dua lapis pakaian yang dicelup dengan warna merah, kepalanya seakan-akan meneteskan air walaupun ia tidak basah.” (HR Abu Dawud).
Baca Juga: Bidah Merayakan Maulid? Kisah Ini Membuktikannya
“Sekelompok dari umatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat, sehingga turunlah Isa bin Maryam, maka berkatalah pemimpin mereka (Al-Mahdi): “Kemarilah dan imamilah shalat kami.” Ia menjawab; “Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada umat ini (umat Islam).” (HR. Muslim dan Ahmad).
Hal pertama yang akan dilakukan Isa setelah turun dari langit adalah menunaikan shalat sebagaimana yang dijelaskan oleh hadis-hadis di atas. Isa akan menjadi makmum dalam shalat yang dipimpin oleh Imam Mahdi.
Peristiwa kedatangan Isa ini sebelumnya akan didahului oleh kondisi dunia yang dipenuhi dengan kezaliman, kesengsaraan, dan peperangan besar yang melibatkan seluruh penduduk dunia.
Pada saat itu, seorang pemimpin Muslim (Al-Mahdi) akan berhadapan dengan Dajjal yang telah menyebarkan fitnah di kalangan umat Islam. Maka saat itulah, Isa putra Maryam akan turun ke bumi dan menumpas semua itu dan membunuh Dajjal, membersihkan segala penyimpangan agama dan menyelamatkan manusia dari fitnah Dajjal. Dajjal ini mengaku dirinya sebagai Tuhan. Maka Isa akan bekerjasama dengan Imam Mahdi memberantas semua musuh-musuh Allah.
Selain itu, Isa juga akan menyelamatkan manusia dari fitnah Ya'juj dan Ma'juj. Dalam hadis yang diriwayatkan Thabrani disebutkan, fitnah dan kejahatan Ya'juj dan Ma'juj ini sangat besar. Tiada seorang manusiapun yang dapat mengatasinya. Jumlah mereka sangat banyak sehingga kaum Muslimin terpaksa harus menyalakan api selama lebih kurang tujuh tahun untuk berlindung dari penyerangan dan panah-panah Ya'juj dan Ma'juj.
Sebagaimana dikisahkan, Ya'juj dan Ma'juj selama ini terkungkung dalam sebuah tembok yang dibuat oleh Zulkarnain. Dan mereka akhirnya bisa keluar setelah secara perlahan-lahan melobangi tembok tersebut. Tembok Zulkarnain itu terbuat dari besi dan tembaga, terletak di daerah Georgia (Asia Tengah).
Untuk mengatasi masalah ini, kaum muslimin terpaksa harus bertahan di bukit Thursina selama beberapa waktu. Hingga akhirnya Isa berdoa kepada Allah agar mengirimkan bantuan dan doa itu pun dikabulkan. Saat itulah, Ya'juj dan Ma'juj berhasil diatasi. (HR Ahmad, Muslim, Tirmidzi dari An Nawwas bin Sam'am). (sya/RB).
Artikel Terkait:
Berkah Maulid, Keluarga Yahudi Masuk Islam
Wanita Nasrani Masuk Islam Setelah Anaknya Merayakan Maulid


