Situs
Beranda » Berita » Madain Saleh, Kota Kaum Tsamud yang Menjadi Warisan Dunia (2)

Madain Saleh, Kota Kaum Tsamud yang Menjadi Warisan Dunia (2)

Bukit berbentuk gajah berbelalai panjang ini diyakini sebagai salah satu daerah Madain Saleh, tempat kaum Tsamud tinggal. Wilayah Al-Ula, sekitar 400 km dari Kota Madinah (Arab Saudi), merupakan tempat diutusnya Nabi Saleh kepada kaumnya, Tsamud. (foto: Dokpri).

Madain Saleh; Warisan Dunia

Kota bekas peninggalan umat Nabi Saleh AS, yaitu kaum Tsamud di Al-Hijr (Madain Saleh) kini menjadi salah satu kota warisan dunia. Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO), pada awal Juli 2008 lalu, telah mengesahkan kota tua Madain Saleh yang terletak di utara Madinah itu, sebagai salah satu situs warisan dunia (World Heritage Site).

Kaum Tsamud dan Nabatea yang menetap di Madain Saleh, adalah situs bersejarah yang memiliki 132 kamar dan kuburan. Tempat ini terletak sekitar 440 kilomter (km) di sebelah utara Madinah. Peninggalan yang masih bisa dilihat disini adalah ukiran dan pahatan pada tembok, menara, serta sejumlah saluran air dan bak-bak air.

Inilah 12 Kaum yang Dibinasakan Allah

Selain itu, para arkeolog juga menemukan batu bata rumah warga yang dianggap sebagai sisa peninggalan umat Nabi Saleh di Nabatea yang terpelihara baik setelah Petra dan berlokasi sekitar 440 km arah utara Madinah yang berbatasan dengan Yordania. Kota Madain Saleh menjadi situs warisan dunia yang pertama di peroleh Arab Saudi.

Baca Juga: Sisa Kehancuran Kaum Tsamud


Tsamud; Entrepreneur Ulung

Umat Nabi Saleh yakni kaum Tsamud, dikenal sebagai entrepreneur ulung di masanya. Berbagai karya seni pahat, ukiran dan pertukangan adalah contoh keahlian dan kemahiran mereka. Dalam Alquran, keahlian mereka itu diabadikan dalam surah al-A’raf [7]:74.

Beginilah Kabar Turunnya Nabi Isa

“Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikan kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum ‘Ad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah, maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan.” (QS al-A’raf [7]:74).

Para arkeologi berhasil menemukan sejumlah batu karang dari hasil budaya kaum Tsamud, yang terdapat di gunung-gunung dan lembah-lembah di sekitar Arabia Selatan dan Tengah. Misalnya di gunung Athlab, mereka menemukan tembikar dan lainnya.

Karena keahlian dan kepandaiannya itu, hasil ukiran yang dibuat kaum Tsamud dijadikan sebagai barang dagangan dengan komoditas lainnya. Sebagian lagi dibuat hiasan di rumah-rumah mereka.

Inilah Lokasi yang Disinyalir Menjadi Tempat Turunnya Nabi Isa

Produk utama kaum Tsamud adalah barang pecah belah (tembikar) yang unik, dan memiliki nilai seni yang berkualitas tinggi. Sedangkan produk lainnya yang diperdagangkan adalah kemenyan dan rempah-rempah. Dari hasil perdagangan tersebut memberikan kekayaan, sehingga memungkinkan mereka membangun istana, rumah yang dipahat dan makam pada batu karang. Kota tersebut berada 347-440 km di sebelah utara Madinah.

Baca Juga: Sisa Kehancuran Kaum Tsamud

Penulis berkesempatan mengunjungi Al-Hijr (Madain Saleh), daerah kaum Tsamud. 
Penulis berkesempatan mengunjungi Al-Hijr (Madain Saleh), daerah kaum Tsamud.

Pada sekitar 200 SM, kaum Nabatea menggantikan kaum Tsamud menguasai kota Dedan (Al-Ula) sampai Al-Hijr (Madain Saleh). Situs arkeologi penting ditemukan di kota Al-‘Ula yang telah dihuni hingga tahun 1970. Ini merupakan sebuah percontohan kota Islam yang dikenali kembali pada abad ke-11 Masehi.

Khuraibah merupakan sebuah situs Kerajaan Lihyanite, yang terdapat sejumlah besar makam. Ditemukan pula, Ikmah yang merupakan sebuah sungai (wadi) pada batunya memuat prasasti Lihyanite dan Minea. Wallahu A’lam.

Tempat Bersejarah di Masjid Al-Aqsha