
MACAM-MACAM TANDA WAQAF
Membaca Al-Qur'an secara baik dan benar merupakan fardhu ain (wajib) atas setiap pribadi muslim. Dengan memahami ilmu tajwid atau mengerti tanda waqaf (berhenti), maka keindahan membaca Al-Qur'an aman semakin baik.
Berikut ini ada 14 tanda berhenti (waqaf) atau melanjutkan bacaan saat membaca Al-Qur'an.
1. Waqaf La Washal (لا) artinya "tidak boleh berhenti", tetapi jika tanda waqaf ini berada di akhir ayat maka diperbolehkan berhenti.
2. Tanda Mim (م) disebut juga dengan Waqaf Lazim. yaitu berhenti di akhir kalimat sempurna. Waqaf Lazim disebut juga Waqaf Taamm (sempurna) karena waqaf terjadi setelah kalimat sempurna dan tidak ada kaitan lagi dengan kalimat sesudahnya.
3. Tanda Shad (ص) disebut juga dengan Waqaf Murakhkhas, menunjukkan bahwa lebih baik untuk tidak berhenti namun diperbolehkan berhenti saat darurat tanpa mengubah makna. Perbedaan antara hukum tanda zha dan shad adalah pada fungsinya, dalam kata lain lebih diperbolehkan berhenti pada waqaf sad.
4. Tanda Shad-lam-ya' (صلى) merupakan singkatan dari "Al-was! Awlaa" yang bermakna "wasal atau meneruskan bacaan adalah lebih baik", maka dari itu meneruskan bacaan tanpa mewaqafkannya adalah lebih baik.
5. Tanda Qaf (ق) merupakan singkatan dari "Qeela alayhil waqf " yang bermakna "telah dinyatakan boleh berhenti pada waqaf sebelumnya", maka dari itu lebih baik meneruskan bacaan walaupun boleh diwaqafkan.
6. Tanda Shad-lam (صل) merupakan singkatan dari "Qad yoosalu" yang bermakna "boleh diwasalkan (sambung)", maka dari itu lebih baik berhenti walau boleh diwasalkan.
7. Tanda Qif (قيف) bermaksud berhentil yakni lebih diutamakan untuk berhenti. Tanda tersebut muncul pada kalimat yang biasanya pembaca akan meneruskannya tanpa berhenti.

8. Tanda Sin (س) atau tanda Saktah (سكته) menandakan berhenti seketika tanpa mengambil napas. Ketika bertemu dengan tanda ini, pembaca haruslah berhenti seketika tanpa mengambil napas, setelah itu baru untuk meneruskan bacaan.
9. Tanda Kaf (ك) merupakan singkatan dari "Kathaalik" yang bermakna "serupa". Dengan kata lain, makna dari waqaf ini serupa dengan waqaf yang sebelumnya muncul.
10. Tanda bertitik tiga (…) yang disebut sebagai Waqaf Muraqabah atau Waqaf Ta'anuq (terikat). Bila bertemu dengan tanda ini, maka harus berhenti pada salah satu tanda tersebut.
11. Tanda Waqfah (قف), sama dengan waqaf saktah, namun harus berhenti lebih lama tanpa mengambil napas.
12. Tanda Tho (ط) adalah tanda Waqaf Mutlaq dan haruslah berhenti.
13. Tanda Jim (ج) adalah Waqaf Jaiz. Boleh berhenti dan boleh untuk dilanjutkan.
14. Tanda Zha (ظ) bermaksud lebih baik tidak berhenti.
(Syahruddin El Fikri).


