SAJADA.ID, DEPOK – Menjelang peringatan satu abad Nahdlatul Ulama pada 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok menyiapkan rangkaian kegiatan yang menegaskan peran NU bagi bangsa. Salah satunya melalui Jalan Santai Kebangsaan yang akan digelar pada Sabtu, 31 Januari 2026, dengan rute start dan finish di Alun-Alun Kota Depok.
Ketua Panitia, H. Acep Azhari atau akrab disebut Jiacep menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar jalan santai semata, namun menjadi momentum kebersamaan dan hikmah NU Untuk Bangsa, khususnya Nahdliyin di Kota Depok. “Kegiatan ini sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa kehadiran NU sebagai penjaga Islam yang rahmatan lil ‘alamin, serta keutuhan NKRI,” ujarnya saat ditemui pada Ahad (11/01/2026).
Jiacep menjelaskan, rute yang ditempuh peserta adalah dari Alun-alun Kota Depok sampai Kantor PCNU Kota Depok. “Acara dimulai dari pukul 7 pagi. Rutenya dari Alun-Alun Depok di Area GDC, kita menuju kantor PCNU Depok di Kalimulya, dan kembali finish di Alun-Alun. Agenda ini gratis dan terbuka untuk umum,” ujarnya.
Untuk menarik minat peserta, acara ini menyediakan sejumlah doorprize. Hadiah utama yang disiapkan di antaranya 2 tiket umroh, 1 unit sepeda motor listrik, 2 kulkas, 2 smart TV, 1 microwave, 1 tablet Samsung, serta berbagai hadiah menarik lainnya.
Teknis pembagian kupon doorprize akan dilakukan di posko khusus di kantor PCNU Depok saat para peserta sampai di titik tersebut sepanjang rute. Sementara itu, atribut kegiatan seperti topi akan dibagikan sehari sebelumnya (H-1) melalui koordinator masing-masing kelompok peserta yang telah terdata.
“Pembagian atribut topi H-1 diberikan lewat koordinator peserta sesuai pendataan. Ini untuk memastikan kelancaran di hari-H,” jelas Jiacep.
Untuk memastikan acara berjalan lancar, aman, dan tertib, panitia melibatkan sepenuhnya badan otonom di bawah NU. “Teknis jalan santai di lapangan akan dikoordinir oleh Ansor, sedangkan keamanan dan ketertiban menjadi tanggung jawab Banser,” paparnya.
Selain itu, tugas penting seperti pengaturan parkir kendaraan, penataan peserta, serta penjagaan aspek kesehatan dan kebersihan akan dikomandoi oleh Pagar Nusa. H. Acep menambahkan, pihaknya sedang mengurus perizinan kegiatan.
“Kami telah mengajukan surat permohonan izin lokasi ke Wali Kota Depok dan izin keramaian ke Polres Depok,” ucapnya.
Tak hanya sebagai acara kebugaran dan hiburan, jalan santai ini juga akan dimanfaatkan untuk aksi sosial. Pada sesi ceremony penutupan di Alun-Alun Depok, akan digelar penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara di Sumatra yang terdampak bencana. Penggalangan dana ini akan dikoordinir langsung oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kota Depok.
“Penggalangan dana bantuan untuk Sumatra akan dilakukan ketika ceremony berlangsung setelah jalan santai. Ini wujud kepedulian kita sebagai sesama anak bangsa,” pungkas H. Acep.
Untuk diketahui, sehari sebelum kegiatan tepatnya pada Jumat, 30 Januari mendatang, Jam’iyatul Qurro’ Walhuffadz (JQH) NU Kota Depok mengadakan Khatmil Qur’an dan Istighosah.




Komentar