
CISARUA—Koperasi Muslimat Nahdlatul Ulama Kota Depok, yakni Annisa, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) bertempat di Villa Raja, Cisarua, Bogor, pada Jumat-Sabtu, 24-25 Februari 2023. Sekitar 78 peserta, baik pengurus maupun anggota perwakilan anak cabang, menghadiri RAT Koperasi Annisa Muslimat NU Depok tersebut. Adapun tema yang diangkat pada RAT kali ini adalah “Koperasi Annisa Muslimat NU Kota Depok sebagai pelopor Muslimat mandiri dan modern”.
Ketua Panitia Penyelenggara RAT Koperasi Annisa Muslimat NU Depok, Hj. Mariah mengatakan, selain pengurus koperasi, RAT ini juga dihadiri sejumlah Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU, termasuk ketuanya yakni Dra. Hj. Luluk Muflihah, MA., para pengurus anak cabang (PAC) Muslimat NU se-Kota Depok, Ketua Koperasi Annisa Muslimat NU Dra. Hj. Nursi Asyirawati, M.Si., Pengawas Koperasi Annisa Hj. Dewi Syarifah, Hj. Neni Argaeni, Hj. Titiek Aisyah, mantan Wakil Wali Kota Depok, Yuyun Wirasaputra, Kepala Bidang Pengawasan dan Bina Usaha Koperasi Kota Depok, Muchamad Zakky Fauzan SE., M.MSi., anggota DPRD Kota Depok Babai Suhaimi, dan Caleg PKB Dapil Kota Depok dan Bekasi, Arslan Ruslan, serta masih banyak lagi yang lainnya.

Lanjut baca…
“Alhamdulillah, acara berlangsung secara lancar dan sukses. Para peserta juga tampak bersemangat mengikuti rapat anggota tahunan (RAT),” ujarnya.
Dalam kegiatan RAT ini, kata dia, diselenggarakan juga pendidikan, pelatihan dan pengembangan informasi anggota koperasi Annisa Muslimat NU Kota Depok dengan mentor dan fasilitator dari kantor Dinas Koperasi, UMKM, dan Pasar Kota Depok. “Acara in house training ini dikemas dengan metodologi fun game dan learning by doing sehingga peserta merasa gembira dan bersemangat. Terutama materi praktek perdagangan yang dimulai dari produksi, kemasan, pemasaran, hingga menghitung sisa hasil usaha,” ujar Hj. Mariah.
“Kami berharap, dengan adanya pelatihan ini maka anggota koperasi Annisa merasa memiliki, jiwa usaha yang lebih kuat, sehingga membawa kemajuan buat koperasi Annisa,” ungkapnya.

Ketua Koperasi Annisa Muslimat NU Kota Depok, Hj. Nursi Asyirawati menjelaskan, koperasi Annisa sebagai perangkat organisasi Muslimat NU yang khusus menangani bidang ekonomi. Organisasi atau koperasi ini, kata dia, dibentuk untuk memperkuat barisan Muslimat NU dalam mewujudkan pengusaha-pengusaha Muslimat yang tangguh dalam skala kecil, mandiri dalam berorganisasi, dan yang terpenting mampu memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga anggota Muslimat dalam menghadapi berbagai tuntutan zaman.
Berita Terkait:
Muslimat NU dan Rumah Berkah Gelar Khitanan Massal
Khidmat Muslimat NU Anak Ranting RW 15 untuk Dhuafa
Lanjut baca…

Hj Nursi mengatakan, dalam perjalanannya selama 12 tahun ini, sudah banyak kegiatan yang dilakukan Koperasi Annisa Muslimat NU. “Meski belum sempurna dan belum dapat memenuhi harapan semua orang, namun kami akan terus berupaya membangun kepercayaan, dan partisipasi semua anggota Muslimat untuk menjadi anggota koperasi,: ujarnya.
Ia menyebutkan, hingga saat ini jumlah anggota koperasi mencapai 131 orang dan dua kelompok binaan, yakni WUB Katering dan Kelompok PAC Limo. “Pada tahun 2023 ini, dengan semangat baru, kami berharap dapat membentuk WUB-WUB baru di semua PAC dengan berbagai jenis usaha,” paparnya. Kelompok WUB itu antara lain, konveksi/jahit, percetakan, rias pengantin/salon, jasa konsultan, dan lainnya.
Hj. Nursi menambahkan, program kerja yang sudah mereka canangkan, diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2023 ini, terutama terbangunnya Annisa Mart sebagai bagian jaringan usaha koperasi yang dibina oleh kantor Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar Kota Depok. “Kami berharap dapat memfasilitasi pemasaran produk-produk WUB anggota koperasi. Disamping kegiatan rutin lainnya seperti simpan pinjam dan wisata religi yang senantiasa kami selenggarakan setiap tahunnya.

Adapun kondisi Koperasi Annisa Muslimat NU Kota Depok, lanjutnya, terus menunjukkan grafik pertumbuhan. Misalnya, total simpanan pokok anggota mencapai Rp. 24 juta (2022), atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp. 21 juta. Demikian pula simpanan wajib, naik sekitar Rp. 7,3 juta dibandingkan tahun 2021 silam (YoY), menjadi Rp. 68,279 juta.
Lanjut baca…

Pun demikian halnya dengan simpanan sukarela dari Rp. 27,7 juta (2021) menjadi Rp. 31,3 juta (2022). Sedangkan pinjaman anggota juga meningkat signifikan dari Rp. 42,9 juta menjadi Rp. 59 juta. “Kami berharap, Koperasi Annisa Muslimat NU ini terus tumbuh dan menjadi lebih baik serta membawa manfaat bagi anggota dan masyarakat luas,” terangnya.
(Sya/RB).


