News
Beranda » Berita » K3D dan Kodim 0508 Depok, Sukses Bangkitkan Lahan Tidur dengan Panen Perdana Cabai

K3D dan Kodim 0508 Depok, Sukses Bangkitkan Lahan Tidur dengan Panen Perdana Cabai

K3D dan Kodim 0508 Depok, Sukses Bangkitkan Lahan Tidur dengan Panen Perdana Cabai

sajada.id/–DEPOK–Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto menggagas program ketahanan pangan. Melalui program ini diharapkan Indonesia kembali menjadi negara dengan swasembada pangan, di tahun-tahun mendatang.

Program ketahanan pangan ini telah mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya di Kota Depok, Jawa Barat. Komunitas petani bersama dengan TNI, Polri, serta instansi terkait, membangkitkan 'lahan tidur' menjadi kebun pertanian.

Komunitas Kampoeng Kita Depok (K3D) bersama dengan Kodim 0508 Depok mengolah lahan tak terpakai sisa dari jalan tol di depan Pesona Square itu menjadi lahan subur pertanian. Lahan seluas sekitar 1,2 hektare itu ditanami cabai dan bawang. Hasilnya, Rabu (11/12) sukses dilakukan panen perdana cabai.

Forkabi Depok Gelar Pengajian Akbar, Perkuat Ukhuwah Jelang Bulan Suci Ramadhan

Awalnya, ide untuk mengoptimalkan 'lahan tidur' pinggir Jalan Tol Cijago itu digagas oleh Pujo Dinomo atau yang akrab disapa Pakde Bowo. Seorang petani lokal yang tergabung dalam Komunitas Kampoeng Kita Depok (K3D) mencoba mengomunikasikan hal tersebut dengan Kodim 0508 Depok, serta pihak PUPR, dan akhirnya diizinkan untuk memaksimalkannya.

Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok, Letnan Kolonel Inf Iman Widhiarto mendukung hal tersebut.

"Jadi awalnya kita lihat di Google Maps, ternyata itu ada rimbunan-rimbunan ini (lahan garapan). Setelah kita hunting dapat salah satunya di sini," ujarnya.

Setelah ditelusuri, ternyata ini bagian dari lahan Kementerian PUPR, sisa Jalan Tol Cijago.

ICMI: Jadikan Budaya Nusantara Islam Jadi Ikon Budaya Indonesia Moderen

"Nah ternyata sudah ada komunitas yang berusaha memanfaatkannya, yaitu K3D. Namun saat itu kurang maksimal akhirnya di sini kita mencoba memanfaatkan, berkolaborasi," ujar Iman saat panen cabai di lahan tersebut.


Menurut dia, langkah ini cukup efektif untuk menekan inflasi pangan, khususnya di tingkat lokal.

Iman mengatakan, cabai yang dihasilkan pada saat ini sekira 14 ton. Kemudian akan dijual dengan harga miring di bawah pasaran, yakni sekira Rp 23 ribuan per kilo.

MT Balwan Gelar Isra Mi’raj dan Santunan Yatim

"Insya Allah ini dapat meredam inflasi, jadi tidak hanya sekedar kita inspeksi pasar, tapi tidak ada solusi," tegasnya.

Pakde Bowo selaku penggagas awal merasa bersyukur karena upaya untuk membangkitkan lahan tidur itu membawa hasil positif dan bermanfaat. "Saya sangat bersyukur sekali karena bisa mewujudkan apa yang bisa kita berikan sebagai kontribusi untuk masyarakat," jelasnya.

Pria yang lebih senang disebut dengan Pak Tani ini bangga bisa berkontribusi untuk Depok. "Saya hanya petani, dan bangga bisa bermanfaat," ungkapnya.

Panen perdana cabai.
Panen perdana cabai.

Supian Suri, Wali Kota Depok terpilih yang turut hadir pada kesempatan ini mengaku bangga dengan setiap peluang yang dihasilkan. Ia pun berjanji akan terus mendukung program ini agar membawa hasil lebih optimal untuk masyarakat.

Festival Ramadhan, Kolaborasi Republika Penerbit, Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pasaraya Blok M

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Dandim, K3D dan sejumlah pihak atas inisiasi yang dilakukan memanfaatkan lahan kosong, khususnya di sepanjang Jalan Juanda ini," ujarnya.


Ke depannya, kata Supian, kolaborasi yang sudah diinisiasi seperti ini akan terus dilanjutkan di beberapa titik lain, sehingga membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Supian juga berencana akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berbasis pada ketahanan pangan di Kota Depok.

14 Travel Haji Umrah Ikuti Danamon Syariah Travel Fair 2024

"InsyaAllah kita akan bisa bekerja sama dengan para distributor, kita akan aman dari sisi jumlah produksi yang dibutuhkan warga Depok," jelasnya.

(Syahruddin)

Muslimat NU Bagi-Bagi Takjil