Kesra
Beranda » Berita » IPNU-IPPNU Sukmajaya Gelar Upgrading 1.0, Perkuat Manajemen Konflik dan Tata Kelola Organisasi

IPNU-IPPNU Sukmajaya Gelar Upgrading 1.0, Perkuat Manajemen Konflik dan Tata Kelola Organisasi

SAJADA.ID, DEPOK–Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Sukmajaya sukses menggelar kegiatan Upgrading 1.0, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kader dalam menghadapi dinamika organisasi dan tantangan kepemimpinan generasi muda, di Aula Kantor Kelurahan Abadijaya, Kota Depok, pada Minggu (1/2/2025).

Upgrading ini mengangkat dua materi strategis, yakni manajemen konflik organisasi serta administrasi dan birokrasi, yang dinilai krusial dalam menunjang keberlangsungan roda organisasi.

Materi manajemen konflik disampaikan oleh Muhammad Riyadh Fadild, Direktur Ruang Upgrading Indonesia, sementara materi administrasi dan birokrasi disampaikan oleh Muhammad Fikri, Sekretaris PC IPNU Kota Depok.

Tangani Aduan Jemaah, Kementerian Haji dan Umrah Kedepankan Mediasi dan Musyawarah

Dalam pemaparannya, Muhammad Riyadh Fadild menekankan bahwa konflik merupakan hal yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi. Menurutnya, konflik bukan untuk dihindari, melainkan dikelola dengan pendekatan yang tepat agar tidak menjadi sumber perpecahan.

Sementara itu, Muhammad Fikri dalam materinya menyoroti pentingnya pemahaman administrasi dan birokrasi sebagai fondasi profesionalisme organisasi. Ia menjelaskan bahwa tertib administrasi bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting dalam menjaga akuntabilitas, efektivitas kerja, serta legitimasi organisasi, baik secara internal maupun dalam relasi dengan pihak eksternal dan pemerintahan.

Lurah Abadijaya, Sodik Murdiono, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan upgrading yang dinilai relevan dengan tantangan generasi Z. Ia menekankan bahwa kemampuan beradaptasi, berorganisasi, dan meningkatkan kapasitas diri menjadi kunci keberlangsungan generasi muda di masa depan.

Ketua PC IPNU Kota Depok, Sahal Rajabi, menyampaikan bahwa upgrading bukan sekadar agenda formal kaderisasi, melainkan forum strategis untuk menghidupkan kembali semangat khidmat kader IPNU–IPPNU. Ia menilai bahwa forum-forum penguatan kapasitas seperti ini perlu terus dihidupkan untuk menjaga militansi dan loyalitas kader.

Sejahterakan Mustahik, BAZNAS Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan 1447 H

“Upgrading bukan hanya soal skill, tetapi juga tentang meng-upgrade semangat berkhidmat di IPNU dan IPPNU. Ini menjadi tugas bersama agar kader tetap memiliki komitmen, meskipun aktif di berbagai ruang organisasi lainnya,” katanya sebagaimana siaran pers yang diperoleh sajada.id.

Ketua PAC IPNU Sukmajaya, Habil Aulia Mufa, menjelaskan bahwa Upgrading 1.0 difokuskan pada penguatan internal organisasi sebelum melangkah pada program-program yang berdampak lebih luas ke masyarakat.

“Kami memandang penting untuk membekali pengurus dengan pemahaman manajemen konflik serta administrasi dan birokrasi organisasi. Ini menjadi bekal agar kader mampu menjalankan organisasi secara tertib, dewasa, dan berkelanjutan,” jelasnya.

BKM Nururrahman Gelar Peringatan Malam Nisfu Sya’ban

Melalui kegiatan Upgrading 1.0 ini, PAC IPNU–IPPNU Sukmajaya berharap dapat melahirkan kader yang adaptif, profesional, serta mampu mengelola dinamika organisasi dengan baik, sekaligus memperkuat peran pelajar Nahdlatul Ulama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *