Doa
Beranda » Berita » Inikah Doa Pengendali Hujan? Seperti apa?

Inikah Doa Pengendali Hujan? Seperti apa?

Inikah Doa Pengendali Hujan?

sajada.id/–Sahabat yang dirahmati Allah SWT. Hujan adalah karunia yang diberikan Allah untuk makhluknya. Namun, dengan hujan itu, banyak juga yang mendapatkan manfaat, dan ada pula yang merugi.

Secara umum, ada beberapa hal tujuan diturunkannya hujan. Pertama, hujan merupakan cara yang ditunjukkan Allah kepada makhluknya untuk menyuburkan tanaman, mengubah tanah gersang dan tandus menjadi subur, sehingga tumbuhan itu bisa memberikan dampak untuk makhluk di sekitarnya.

Kedua, melalui hujan, Allah mengirimkan sinyal atau tanda kepada orang yang beriman maupun orang kafir, apakah dengan hujan itu mereka beriman atau justru menjadi semakin jauh dari Allah.

Doa Khusus Bagi Mayit, Arab, Latin, dan Terjemahnya

Ketiga, dengan hujan pula, Allah akan menjadikanya dua hal, yakni bermanfaat dan mudharat. Manfaat untuk kemashalatan seluruh makhluknya, baik dengan menyuburkan tanaman, mengubah tanah yang gersang menjadi subur, atau mengalirkan kapal yang kesulitan melaut agar lancar, dan lain sebagainya.

Dan hujan bisa juga membaca mudharat bagi orang-orang yang menyombongkan diri dan tidak mau bersyukur. Dengan hujan Allah ingin mengingatkan bahkan menghancurkan kesombongan manusia dan makhluk Allah yang nggak mau beriman. Lihatlah betapa banyak kaum yang dibinasakan sebagai dampak dari hujan dan air bah.

Karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa berdoa bila hujan turun, yakni:

Allaahumma shayyiban naafi'an.

Ya Allah, jadikan hujan yang turun ini bermanfaat dan membawa Rahmat.

Doa-Doa Istimewa di Bulan Rajab

Disamping itu, walau hujan jelas-jelas membawa Rahmat, banyak pula yang berusaha mencegah hujan. Masih ingat saat perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika beberapa waktu lalu, seorang pawang hujan dikerahkan untuk dikendalikan. Yang menjadi sorotan adalah cara pengendalian hujan itu, karena dianggap mempercayai adanya kekuatan lain selain kekuatan Allah. Wallahu A'lam.

Nah, berkenaan dengan hal ini, para ulama mengajarkan satu doa yang bisa diamalkan oleh umat untuk mengendalikan hujan, yakni dengan berdoa. Kok bisa? Ya, doa adalah senjata orang beriman. Senjata itu akan bermanfaat bila telah digunakan.


Apa doa untuk mengendalikan hujan? Silakan dibaca doa berikut ini;

Doa Hari ke-6 Puasa Ramadhan

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَجَر

Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Ya Allah, turunkan hujan, tetapi tidak ditempat kami. Ya Allah, (dengan kekuasaan-Mu yang luas) alihkan hujan ke gunung, ngarai, lembah, atau ke pohon-pohon yang ada di hutan.

Doa diatas hendaknya diwiridkan (lazim) hingga dibaca sebanyak 100 kali. Kemudian untuk lebih menguatkan lagi, dianjurkan juga membaca bacaan berikut:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِىْ لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِى اْلاَرِضِ وَلاَ فِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Latin: Bismillahilladzi laa yadurru ma'asmihi syaiun fil ardli wa laa fissamaai wahuas samii'ul 'aliim.

Doa Hari ke-7 Puasa Ramadhan

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui."

Demikianlah doa pengendali hujan. Dan banyak ulama yang mengajarkan doa tersebut, dan atas izin Allah, hujan pun berpindah tempat Allahu A'lam. (Syahruddin El Fikrisajada.id/)

Doa Puasa Hari ke-8 Ramadhan: Agar Makin Sayang dengan Anak Yatim