Hadits
Beranda » Berita » Anjuran Ziarah Kubur dalam Islam

Anjuran Ziarah Kubur dalam Islam

Anjuran Ziarah Kubur dalam Islam

SAJADA.ID— Ziarah kubur merupakan salah satu amalan yang memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Menariknya, praktik ini sempat mengalami perubahan hukum di masa awal Islam. Pada mulanya, Rasulullah ﷺ melarang umatnya berziarah kubur, namun kemudian larangan itu dihapus (mansukh) dan diganti dengan anjuran untuk melakukannya.

Larangan di awal masa Islam dimaksudkan agar umat tidak terjerumus pada perilaku jahiliyah, seperti meratapi mayit atau mengagungkan kubur secara berlebihan. Namun setelah akidah umat semakin kuat, Rasulullah ﷺ bersabda:

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا

“Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, tetapi (sekarang) berziarahlah kalian.” (HR. Muslim)

Doa Khusus Bagi Mayit, Arab, Latin, dan Terjemahnya

Hadits lain menegaskan manfaat ziarah kubur bagi hati dan jiwa:

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهَا تُرِقُّ الْقَلْبَ، وَتُدْمِعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ، وَلَا تَقُولُوا هُجْرًا

“Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, tetapi sekarang berziarahlah kalian. Sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan air mata, dan mengingatkan pada akhirat.” (HR. Hakim)


Perintah Langsung dari Allah

Perintah untuk menziarahi kuburan juga datang langsung dari Allah kepada Rasulullah ﷺ melalui malaikat Jibril.

Makna dari Sya’ban Sebagai Bulan Mulia

إِنَّ رَبَّكَ يَأْمُرُكَ أَنْ تَأْتِيَ أَهْلَ الْبَقِيعِ فَتَسْتَغْفِرَ لَهُمْ

“Sesungguhnya Tuhanmu memerintahkanmu untuk mendatangi ahli kubur Baqi‘ agar engkau memintakan ampunan bagi mereka.” (HR. Muslim)

Sejak saat itu, Rasulullah ﷺ rutin menziarahi makam Baqi‘, terutama ketika bermalam di rumah Sayyidah Aisyah ra. Dalam riwayat Muslim disebutkan, setiap akhir malam beliau keluar menuju Baqi‘ dan mendoakan para penghuni kubur dengan ucapan salam:

“Salam sejahtera atas kalian, wahai penghuni kubur dari kalangan kaum mukmin. Sungguh, kami insya Allah akan menyusul kalian. Ya Allah, ampunilah penghuni kubur Baqi‘ Gharqad.”

Nekat Berhubungan Intim di Siang Hari Ramadhan, Lelaki Ini Mengaku Celaka

Hukum dan Hikmah Ziarah Kubur

Berdasarkan dalil-dalil di atas, para ulama sepakat bahwa ziarah kubur termasuk amalan sunnah yang dianjurkan oleh syariat. Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulum ad-Dien menjelaskan:

زيارة القبور مستحبة على الجملة للتذكر والاعتبار، وزيارة قبور الصالحين مستحبة لأجل التبرك مع الاعتبار

“Ziarah kubur disunnahkan secara umum dengan tujuan untuk mengingat kematian dan mengambil pelajaran. Menziarahi kuburan orang-orang saleh disunnahkan untuk tabarruk (mengambil berkah) serta pelajaran.”

Sementara itu, dalam kitab Hujjah Ahlissunnah Wal Jama‘ah disebutkan:

زيارة القبور تجيزها مذاهب المسلمين كلها

“Ziarah kubur diperbolehkan oleh seluruh mazhab umat Islam.”

Inilah Golongan yang Mengiringi Jenazah

KH. Ali Maksum Krapyak dalam kitab yang sama menegaskan, kesepakatan ini menjadi bukti bahwa ziarah kubur bukan hanya kebiasaan masyarakat Muslim, melainkan bagian dari ajaran Islam yang sah dan berpahala.


Menjaga Adab dan Tujuan

Meski dianjurkan, ziarah kubur tetap harus dilakukan dengan adab yang benar. Rasulullah ﷺ mengingatkan agar ziarah dilakukan untuk melembutkan hati, mengingat kematian, dan mendoakan penghuni kubur — bukan untuk mencari hal-hal yang bertentangan dengan tauhid.

Peristiwa Besar yang Terjadi di Bulan Rajab

Dengan niat yang tulus, ziarah kubur dapat menjadi sarana introspeksi, memperkuat keimanan, serta mempertebal kesadaran bahwa setiap manusia pasti akan kembali kepada Allah.

Wallahu a‘lam.

(Syahruddin/sajada.id/)

Doa Awal Bulan Rajab Takkan Tertolak