SAJADA.ID, JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyiapkan 29 program unggulan Ramadan 1447 Hijriah untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik di seluruh Indonesia. Melalui program ini, BAZNAS menargetkan penyaluran manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di 34 provinsi.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa program-program Ramadan tersebut menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam mengelola ZIS secara amanah dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Program Ramadan ini menjadi bentuk komitmen BAZNAS untuk menghadirkan manfaat maksimal dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat, khususnya bagi para mustahik,” ujar Kiai Noor dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Ia menegaskan, BAZNAS merancang berbagai program Ramadan agar mustahik dapat merasakan keberkahan bulan suci secara nyata.
“Selama Ramadan, BAZNAS menyiapkan banyak program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama mustahik,” tegasnya.
Kiai Noor berharap Ramadan 1447 H membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi seluruh umat Islam di Indonesia, termasuk masyarakat di wilayah terdampak bencana agar dapat segera pulih dan menjalani Ramadan dengan penuh suka cita.
Ia juga menekankan bahwa zakat memiliki kekuatan besar dalam menghadirkan keberkahan bagi muzaki maupun mustahik. Karena itu, BAZNAS menargetkan penghimpunan zakat Ramadan tahun ini mencapai Rp515 miliar, agar jangkauan penerima manfaat semakin luas.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa 29 program unggulan Ramadan mencakup berbagai sektor kebutuhan umat.
Beberapa di antaranya meliputi zakat fitrah, gerai Z-Iftar, santunan anak yatim, buka puasa bersama, rumah layak huni, serta program masjid dan musala berseri.
“Program masjid dan musala berseri kami fokuskan pada penyediaan alat kebersihan, agar masjid dan musala siap digunakan untuk ibadah selama Ramadan,” ujar Saidah.
Dalam rangka mendukung kelancaran mudik Lebaran, BAZNAS juga menghadirkan Mudik Bahagia Bersama BAZNAS, pos siaga mudik, serta layanan kesehatan gratis di posko mudik BAZNAS.
“Pemudik dapat beristirahat di posko BAZNAS, mengisi daya ponsel, dan memanfaatkan layanan kesehatan secara gratis,” jelasnya.
Selain itu, BAZNAS menyediakan layanan ZAuto di posko siaga mudik. Layanan ini meliputi pemeriksaan kendaraan roda dua, pengisian angin, penggantian oli, serta pengecekan ringan lainnya.
Melalui berbagai program tersebut, Saidah berharap zakat yang dikelola BAZNAS mampu memberikan dampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk berpartisipasi menyukseskan Program Ramadan BAZNAS.
“Kami ingin memastikan zakat yang dititipkan kepada BAZNAS benar-benar sampai kepada yang berhak dan memberi manfaat sebesar-besarnya,” pungkasnya.
Konferensi pers ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, deputi, panitia Program Ramadan BAZNAS 2026, serta para amil dan amilat BAZNAS.
(Syahruddin/sajada.id)



Komentar