Agama
Beranda » Berita » JATMAN Depok Gelar Istighotsah Sambut Satu Abad Masehi NU

JATMAN Depok Gelar Istighotsah Sambut Satu Abad Masehi NU

Kiai Lukman Nursalim memimpin acara Istighotsah dalam rangka Satu Abad Masehi Nahdlatul Ulama di kantor PCNU Kota Depok, Jumat (30/1/2026) malam.

SAJADA.ID, DEPOK-– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok melalui Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) menggelar istighotsah dalam rangka menyambut dan merayakan Satu Abad Masehi Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PCNU Kota Depok, Jumat (30/01/2026) malam.

Istighotsah ini dihadiri para kiai, jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kota Depok, Idaroh Syu’biyah JATMAN Kota Depok, serta warga Nahdliyyin dari berbagai wilayah di Kota Depok.

Mudir Idaroh Syu’biyah JATMAN Kota Depok, KH. Musfiqin Zuhdi, dalam sambutannya mengajak seluruh warga JATMAN dan Nahdliyyin untuk terus bersemangat berkhidmat di jam’iyyah NU.

Tangani Aduan Jemaah, Kementerian Haji dan Umrah Kedepankan Mediasi dan Musyawarah

“Penjenengan semua masih NU, kan?” ucapnya.

Serentak jamaah yang hadir menjawab dengan penuh semangat, menyatakan kesiapan mereka untuk terus berkhidmat kepada NU.

“Inggih, sampun. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ujar KH. Musfiqin Zuhdi sambil mengakhiri sambutannya.

KH. Abdul Mujib menyampaikan tausiyah di hadapan jamaah dan pengurus PCNU Kota Depok, Jumat (30/1/2026) malam.

Sebelumnya, Kiai Zuhdi menyampaikan apresiasi atas penugasan yang diberikan kepada JATMAN untuk menyelenggarakan acara Istighotsah. Sebelumnya juga, Jam’iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) NU Depok menggelar semaan Al-Quran di Kantor PCNU Kota Depok.

Sejahterakan Mustahik, BAZNAS Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan 1447 H

Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok, Hafied Nursidqi, mengajak warga NU untuk terus meramaikan berbagai kegiatan NU serta memperkuat khidmat dan loyalitas terhadap jam’iyyah.

Ia menegaskan bahwa kekuatan NU terletak pada keaktifan warganya dalam mengikuti kegiatan, menjaga tradisi keilmuan, serta istiqamah mengikuti arahan para ulama.

Istighotsah dipimpin oleh KH. Lukman Nursalim. Tawasul dipimpin oleh KH. Jazim Hamidi selaku Wakil Rais Syuriah PCNU Kota Depok. Doa dipanjatkan oleh KH. Syihabuddin Ahmad, Mustasyar PCNU Kota Depok sekaligus Ketua Umum MUI Kota Depok. Acara dipandu oleh Koordinator LTN JATMAN Kota Depok, H. Syahruddin El-Fikri.

Ramadan 2026, BAZNAS RI Gaungkan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia”

Mudir Idaroh Syu’biyah Jatman Kota Depok Kiai Musfiqin Zuhdi (kiri) menerima nasi tumpeng dari Sekretaris PCNU Kota Depok Ust. H. Khakim Mujayan, didampingi Mustafad Jatman KH. Hariruddin (kanan).

Tausiyah disampaikan oleh Wakil Rais Syuriah PCNU Kota Depok, KH. Abdul Mujib. Dalam mauidhahnya, pengasuh Pondok Pesantren As-Sa’adah, Cipayung, Depok tersebut mengingatkan warga NU agar senantiasa mengikuti para ulama, kiai, ustadz, dan guru-gurunya.

“Yang penting, jaga selalu NU, jaga kiai, jaga ustadz, jaga Indonesia,” ajaknya.

Sejumlah pengurus dan warga NU Kota Depok mengikuti Istighotsah.

Dalam kesempatan ini, Kiai Mujib juga mengajak seluruh warga nahdliyyin untuk menyemarakkan peringatan Satu Abad Masehi Nahdlatul Ulama.

“Sudah banyak yang jasa yang diberikan NU untuk negeri ini. Maka jaga NU, jaga NKRI,” ajaknya.

BKM Nururrahman Gelar Peringatan Malam Nisfu Sya’ban

KH. Jazim Hamidi (kiri) didampingi Ketua MUI Kota Depok KH. Syihabuddin Ahmad, Mustafad Jatman KH. Hariruddin, Rais Jatman KH. Rahmat Hidayat, dan sejumlah pengurus NU lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut para kiai dan jajaran pengurus PCNU Kota Depok serta Idaroh Syu’biyah JATMAN Kota Depok, di antaranya Mustasyar KH. Hariruddin, Rais JATMAN KH. Rahmat Hidayat, Sekretaris PCNU Kota Depok Ust. H. Khakim Mujayan, serta perwakilan badan otonom dan lembaga NU di Kota Depok.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan sebagai ikhtiar spiritual warga NU dalam menyongsong satu abad perjalanan Nahdlatul Ulama di era Masehi.

(SFR/sajada.id)

Indonesia Asri, Kepemimpinan Ekologis dari Istana hingga Mimbar Agama

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *